Puluhan mahasiswa STAIN Pamekasan saat mengikuti kuliah politik di kantor DPRD Pamekasan

Pamekasan, (Media Madura) – Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengikuti kuliah politik di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Rabu (7/3/2018) siang.

Tujuan kedatangan puluhan mahasiswa kampus yang diwacanakan akan menjadi IAIN Madura itu, untuk mengetahui secara langsung tugas dan fungsi pelaku politik yang saat ini mengabdikan diri sebagai wakil rakyat.

“Kedatangan mahasiswa kami untuk belajar langsung seputar politik ke pakarnya, kan ini mata kuliah dasar-dasar politik,” kata Dosen STAIN Pamekasan, Moh Elman.

Setelah itu, diharapkan, mahasiswa mampu memahami tugas dan fungsi anggota legislatif secara menyeluruh.

“Dengan ke sini (kantor DPRD.red) maka mahasiswa kami tahu betul apa tugas yang sebenarnya menjadi wakil rakyat,” tambahnya.

Sementara Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Mohammad Sahur, menerangkan bahwa seorang anggota DPRD memiliki tiga fungsi, yaitu legislasi, berkaitan dengan pembentukan peraturan daerah, anggaran, Kewenangan dalam hal anggaran daerah (APBD) dan pengawasan, kewenangan mengontrol pelaksanaan perda dan peraturan lainnya serta kebijakan pemerintah daerah.

“Ada tiga tugas pokok anggota DPR atau DPRD yaitu legislasi, anggaran dan pengawasan,” katanya.

Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan itu menerangkan ada beberapa petugas atau jabatan politik tidak hanya bertumpu pada jabatan anggota DPR, jabatan yang dihasilkan melalui dipilih oleh rakyat merupakan pejabat politik, seperti Presiden, Gubernur, Bupati, dan Kepala Desa.

“Sebenarnya di kampus itu adalah miniatur negara yang didalamnya serba politik, misalnya BEM. Selain itu ada organisasi yang berfungsi seperti dewan yaitu MPM,” tutur Sahur.

Kuliah politik yang diikuti mahasiswa STAIN di kantor DPRD merupakan hari kedua. P yang menjadi

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan