Butuh penanganan medis bayi asal Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang ini dibawa ke RSUD Sampang, Kamis (1/3/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Seorang ibu berinisial S (40) warga Dusun Manju Timur, Desa Paopale Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, diduga menganiaya anak kandungnya sendiri hingga mengalami koma, Kamis (1/3/2018).

Bayi bernama A, berumur 9 bulan ini terpaksa dilarikan ke RSUD Sampang karena membutuhkan penanganan tim medis secara intensif.

Kondisinya koma dan kejang-kejang lantaran disertai suhu badan panas. Bagian tubuhnya terdapat luka lebam.

“Saya sempat membawa cucu ini ke salah satu klinik di Ketapang, sebelum dibawa ke rumah sakit Sampang,” ucap Misrati, nenek A.

Misrati mengaku belum mengetahui pasti mengenai luka lebam yang terdapat di sejumlah badan cucunya. Karena dirinya sedang berada di sawah.

“Tiap harinya, cucu saya bersama ibunya, S,” tuturnya.

Dia menceritakan, selama mendengar tangisan anak cucunya dirinya bertanya kepada S. Hanya, sang ibu kandungnya itu beralasan terjatuh dari musholla (langgar-red) yang mengenai batu kerikil.

“Kenapa kok bisa lebam, ngakunya habis jatuh, maklum mental kejiwaan anak saya ini S terganggu,” ungkap Misrati dengan lagat Madura.

Ditempat yang sama, Ahmad Dahri, salah seorang tokoh yang masih tetangganya menyatakan, pihak keluarga tidak menyangkal bahwa sang ibu menderita gangguan kejiwaan yang dialami sekian lama.

Sampai saat ini hubungan keluarga sang ibu dengan suaminya sudah renggang namun belum bercerai secara resmi.

“Iya memang ibunya sedikit ada gangguan jiwa sejak sebelum bersuami. Tapi kata ibunya, Adi itu terjatuh. Kalau semisal ada hal lain kami kurang paham. Suaminya itu sudah tua dan kesehariannya tidak bersama-sama, hanya kalau suaminya butuh nafkah batin, ya datang ke istrinya,” katanya.

Sementara, dr Yuli RSUD Sampang yang langsung menangani bayi itu membenarkan bahwa pihaknya menerima pasien bayi yang dalam kondisi penurunan kesadaran. Saat ini pihaknya masih melakukan penanganan dan observasi terhadap pasien bayi.

“Kalau luka tidak ada, cuma memang terdapat luka lebam di sejumlah tubuhnya pada bagian dada, kaki, tangan dan bagian punggung,” katanya.

Terpisah, Kapolsek Ketapang AKP Aries Dwiyanto membenarkan bahwa ada seorang bayi mengalami kondisi tidak sadarkan diri atau koma yang di bawa oleh seorang nenek bernama Misrati.

“Setelah ada informasi dari masyarakat, kami lakukan pengecekan terhadap bayi tersebut, dan ternyata benar banyak luka lebam di sejumlah tubuhnya yang diduga akibat benturan benda tumpul yang mengharuskan bayi itu dirujuk ke RSUD Sampang. Tapi yang jelas kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.