Pesawat Komersil di Bandara Trunojoyo Sumenep

Sumenep, (Media Madura) – Rencana penambahan trip penerbangan komersial dari Bandara Trunojoyo Sumenep, Madura, Jawa Timur, menuju Bandara Internasional Juanda Surabaya masih belum siap.

Hal itu disampaikan Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep yang baru, Indra Triyantono, bahwa penambahan jadwal masih terkendala pengaturan slot di sisi Surabaya. 

Alhasil, sampai saat ini penerbangan Sumenep-Surabaya dan sebaliknya belum seperti yang diumumkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, yaitu masih tetap berjalan satu kali penerbangan setiap harinya.

“Rencana penambahan trip penerbangan itu memang ada dan usulan dari maskapai juga sudah masuk,” terang Indra.

Akan tetapi, lanjutnya, itu belum bisa terealisasi karena masih terkendala pengaturan slot pada saat penerbangan Sumenep-Surabaya.

“Kalau dari Surabaya ke Sumenep sudah tidak ada masalah,” jelasnya.

“Jadi, sekarang sedang dilakukan pengaturan slot penerbangan di Bandara Juanda, karena penerbangan dari Bandara Trunojoyo tidak berhenti di Surabaya melainkan konekting ke bandara lain di sejumlah daerah di Indonesia,” terangnya.

Dia mengakui, jika memang ada keinginan penambahan trip penerbangan dari masyarakat dan pemerintah. Pasalnya, jumlah penumpang setiap harinya semakin banyak, yakni rata-rata di atas 80 persen.

“Kalau melihat animo masyarakat, penambahan trip penerbangan itu memang secepatnya dilakukan. Sebab, ini merupakan bagian dari pelayanan terhadap masyarakat Sumenep,” ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Sumenep, A. Busyro Karim sudah memastikan mengenai adanya penambahan jadwal penebangan jurusan Sumenep-Surabaya dan sebaliknya menjadi dua trip, dari sebelumnya hanya satu kali trip setiap harinya.

“Alhamdulillah, mulai besok Jumat, penerbangan komersial dari Sumenep-Surabaya dan sebaliknya ada penambahan trip menjadi dua kali,” tutur Bupati Sumenep, A. Bustro Karim ditemui di kantornya, Kamis (22/2/2018).

Busyro bilang, sebelumnya penerbangan komersil di satu-satunya bandara di Madura itu hanya punya jadwal satu kali, yakni pukul 13.45 WIB dari Bandara Juanda Surabaya ke Sumenep.

“Tapi mulai besok akan ada penambahan jadwal yakni pukul 06.00 WIB dari Surabaya menuju Sumenep dan kembali lagi ke Surabaya pukul 07.00 WIB,” katanya.

Ia menceritakan, hasil koordinasi pemerintah daerah dengan pengelola Bandara, penambahan trip itu karena maskapai menilai jumlah penumpang terus meningkat setiap harinya. 

“Ya, kalau dihitung secara rata-rata, penumpang setiap harinya diatas 80 persen,” ucapnya.

“Disamping itu, kami pemerintah juga pernah meminta agar maskapai menjadwalkan dua kali penerbangan dalam sehari. Sebab, jika ada rapat di Surabaya pada siang hari kan bisa berangkat dipagi hari,” sambungnya lagi.

Bandara Trunojoyo Sumenep mulai beroperasi pada tanggal 30 pada 30 November 2010. Bandara satu-satunya di Madura ini awalnya hanya digunakan untuk sekolah penerbangan dan penerbangan perintis.

Namun pada tanggal 27 September 2017 Bandara Trunojoyo membuka jalur penerbangan komersial. Rute jalur penerbangan perdana adalah Sumenep-Surabaya dengan menggunakan ATR-72-600.

Bandara trunojoyo Sumenep memiliki landaran pacu 1600 meter x 30 meter dan dua apron. Untuk apron I seluas 40 meter x 40 meter. Lalu, apron II dengan luas 75 meter x 80 meter. Sementara itu, gedung terminal seluas 12 meter x 11 meter dan gedung operasional seluas 144 meter persegi.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.