Kadisdik Pamekasan Moch Tarsun

Pamekasan, (Media Madura) – Sebanyak 183 lembaga pendidikan Sekolah Dasar Negeri (SDN) di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur tanpa guru agama.

Faktor kekurangan guru yang mengajar pendidikan agama Islam (PAI) itu kata Kepala Disdik, Moch Tarsun dikarenakan tidak pernah ada rekrutmen Calon Pegawai Negari Sipil (CPNS). Padahal, tiap tahun ada tenaga pendidik yang purna tugas atau pensiun.

”Dari 417 SD, kami kekurangan 183 guru agama Islam,” katanya, Selasa, (13/2/2018).

Tarsun menambahkan, meski tanpa guru PAI PNS, pendidikan agama di 183 SDN itu tetap berlangsung proses kegiatan belajar mengajar (PKBM). Caranya, pemkab mengangkat guru tidak tetap (GTT) sehingga proses pembelajaran agama tidak kosong.

”Solusinya mencari guru agama sukwan atau GTT yang berlatar belakang sarjana PAI. Kemudian, pemerintah memberinya tunjangan,” tambahnya.

Sementara guru agama untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kabupaten pendidikan ini, Tarsun memastikan tidak ada kekurangan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lukman Hedi Mahdia belum bisa memastikan rencana rekrutmen PNS, namun pihaknya mengaku telah mengajukan kekurangan PNS ke pemerintah pusat.

”Infonya ada rekrutmen. Namun, kami belum mendapatkan surat resmi dari pemerintah pusat. Semoga itu benar,” katanya singkat.

Reporter: Rifqi
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan