Ketua KPU Sampang Syamsul Muarif. (Ryan Hariyanyo/MM).

Sampang, (Media Madura) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menganggarkan dana Rp 1 miliar untuk alat peraga kampanye (APK) pasangan calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Sampang 2018.

Ketua KPU Kabupaten Sampang Syamsul Muarif, mengatakan penggunaan dana Rp 1 miliar disesuaikan dengan kebutuhan masa kampanye Pilkada. APK yang akan disediakan meliputi baliho, spanduk, dan umbul-umbul. Dana itu juga digunakan untuk pengadaan bahan kampanye. Diantaranya, selebaran, pamflet, brosur, poster, dan lainnya.

“Seluruh yang berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada harus difasilitasi KPU, karena penganggaran APK ini berdasarkan PKPU 4/2017 tentang kampanye pemilihan gubernur dan Wagub, bupati dan Wabup, dan/atau wali kota dan wakil wali kota,” ucap Syamsul, Kamis (1/2/2018).

”Tetapi tidak semua APK ditanggung KPU, hanya sebagian dan jumlahnya dibatasi sesuai dengan jumlah pasangan calon (paslon),” imbuhnya.

Dikatakan Syamsul, semua APK akan didistribusikan kepada ketiga tim paslon. Agar nantinya untuk dipasang di setiap desa, kecamatan, dan wilayah kota.

Masing-masing paslon akan mendapatkan lima baliho, sepuluh umbul-umbul, dan dua spanduk. Juga sekitar 170.500 bahan kampanye berupa selebaran, brosur, poster, dan semacamnya.
Baliho akan dipasang di tingkat kabupaten, umbul-umbul di kecamatan, dan spanduk di desa.

“Kalau lokasi pemasangan APK berbeda, PPK nanti mendata lokasi yang akan ditempatkan APK dan berkoordinasi dengan dinas perizinan dan satpol PP terkait dengan izin pemasangan dan pengawasan alat kampanye,” kata Syamsul.

Tak hanya itu, pemasangan APK dilakukan tiga hari setelah penetapan yakni mulai tanggal 15–24 Februari. Setelah memasuki masa tenang, semua APK harus diturunkan atau dibersihkan.

Diterangkan Syamsul, ketentuan penempatan atau pemasangan APK mengikuti peraturan daerah (perda). Manakala ada pemasangan APK yang melanggar, Satpol PP berhak menertibkan.

”APK hanya untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang paslon, bukan untuk memprovokasi, suksesi pilkada adalah tanggung jawab bersama,” tandasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.