Sumenep, (Media Madura) – Akreditasi untuk delapan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di bawah Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur akan menelan anggaran sebesar Rp 1 Miliar. 

Anggaran ini jauh lebih besar dibandingkan dengan anggaran akreditasi untuk 22 puskesmas pada tahu 2017 yang hanya menelan Rp 1,3 miliar.

“Anggarannya Rp 1 miliar tersebut disediakan oleh pemerintah pusat untuk akreditasinya,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, dr. A Fathoni, Rabu (24/1/2018).

Mantan Kepala UPT Puskesmas Ambunten ini, sebelumnya hasil akreditasi terhadap 22 puskesmas, 17 puskesmas mendapatkan predikat Madya dan 5 Puskesmas mendapatkan predikat dasar.

“Jadi masyarakat dapat merasakan bedanya pelayanan di Puskesmas yang telah terakreditasi dan yang masih belum terakreditasi. Sebab puskesmas yang telah terakreditasi akan maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasya.

Oleh karena itu, pihaknya menargetkan pada tahun 2018 semua puskesmas di Sumenep sudah terakreditasi semua. Sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat benar-benar maksimal dan tidak lagi ada keluhan masalah pelayanan.

“Target saya tahun ini sudah tuntas akreditasi terhadap semua Puskesmas yang ada di Sumenep,” tandas pria berkacamata ini. 

Kedelapan Puskesmas yang akan dilakukan Akreditasi tahun ini yakni, Puskesmas Nonggunong, Raas, Giligenting, Masalembu, Sapeken, Kangayan dan Arjasa, sedangkan untuk daratan adalah Puskesmas Bluto.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.