Sumenep, (Media Madura) – Firman (21), warga Dusun Lombi, Desa Bilis-bilis, Kecamatan Arjasa, Sumenep, Madura, Jawa Timur, terduga pelaku penganiayaan akhirnya tertangkap 

Firman diduga telah melakukan penganiayaan dengan cara membacok seseorang bernama Farid (30), warga Desa Laok Jang-jang.

Menariknya, sebelum ditangkap Firman masih sempat tidur dengan perempuan dibawah umur yang bukan muhrimnya.

Keterangan dari Kepolisian setempat menyebutkan, pembacokan bermula saat tersangka mendatangi rumah korban dan mengajak minum disebuah gubuk persawahan, di Dusun Ngomber, Desa Bilis-Bilis.

Tersangka dan korban kemudian minum, namun dari sekedar minum-minum justru berlanjut cekcok mulut diantara keduanya, hingga tersangka mengeluarkan celurit. 

Lalu terjadilah penganiayan sehingga korban mengalami luka robek di kepala, luka robek di tangan kanan, luka robek pada lengan kanan dan kiri dan luka robek pinggang kiri.

Pada hari Kamis (25/1/2018), sekira pukul 03.15 WIB, tersangka ditangkap saat sedang bersembunyi di Dusun Pajen Toa, Desa Kola-Kola, Kecamatan Arjasa.

“Pada saat kami tangkap, tersangka Firman ini tidur dengan perempuan dibawah umur yang bukan muhrimnya,” kata Kasbag Humas Polres Sumenep, AKP Abd. Mukid, Kamis (25/1/2018).

Saat itu juga, warga yang ikut menggrebek pelaku tersebut tersulut emosi sehingga Firman sempat dimassa warga. Aibatnya, ia mengalami luka robek di kepala, luka memar di pundak kanan, luka memar di paha kanan.

“Selanjutnya tersangka kami amankan ke Mapolsek dan kami bawa ke Puskesmas guna dilakukan visum,” tukas Mukid.

Reporter : Rosy
Editor : Arif

Iklan

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.