Bangkalan, (Media Madura) – Tim gabungan Polsek Socah dan Buser Polres bangkalan berhasil menangkap dua penganiaya Muhammad Sirin hingga tewas. Mulyadi, 27 tahun dan Hamsah, 44 tahun, nama kedua tersangka ditangkap di sebuah rumah di Desa Bilaporah pada pukul 20.30 wib, Rabu malam, 24 Januari 2018. keduanya berstatus bapak dan anak.

“Mereka masih diperiksa secara intensif, untuk mengungkap para pelaku lain,” kata Kapolres Bangkalan, AKBP Anissullah M Ridha, Kamis, 25 Januari 2018.

Kepada penyidik, tersangka Mulyadi menuturkan Sirin kepergok berduaan di rumah mertuanya di Desa Lengguleng sekitar pukul 03.00 WIB selasa dini hari. Saat itu, dia langsung mengambil celurit untuk menghabisi Sirin. Namun berhasil kabur.

“Saya lalu ceritakan ke bapak, dan sepakat mendatangi Sirin esok harinya,” tutur Mulyadi.

Sebelum menyerang Sirin, Mulyadi mengamati lebih dahulu aktivitas di rumah korban. Setelah, dipastikan Sirin berada di rumah, mereka mendatanginya. Namun hanya berjumpa istri dan anak Sirin. Istri Sirin pun diminta pergi menjauh baru kemudian menyerang.

Setelah rumah digeledah Sirin tak temukan, ternyata korban diketahui sembunyi di Plafon. Para pelaku lantas mengambil bambu dan menjebol asbes. Karena terdesak, Sirin berhasil keluar dari plafon dan pindah ke atap. Melihat Sirin di atap, seorang pelaku menembaki sirin dengan senapan angin.

Tak puas, para pelaku kemudian mengambil tangga dan naik ke atap. Saat itulah Sirin dibacok hingga terkapar. Setelah diperkirakan tewas, para pelaku kemudian meninggalkan lokasi.

“Saya tidak menyesal, saya puas menghabisi dia, karena sudah selingkuh dengan istri saya, saya siap menanggung hukuman apa pun,” tutur tersangka Mulyadi.

Penulis : Mukmin Faisal
Editor : Arif

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.