Ra Hasani Blak-blakan Soal PDIP

Bangkalan, (Media Madura) – Pengurus PDIP Bangkalan dibully netizen. Musababnya, foto yang diunggah Ketua Bapilu PDIP Bangkalan, Abdul Hafidz di akun facebooknya dua hari lalu.

Dalam foto itu, sejumlah pengurus PDIP Bangkalan, termasuk Hafidz foto bersama dengan Ketua GP Ansor Bangkalan, Hasani Zubair.

Hasani adalah kandidat calon bupati Bangkalan yang sebelumnya didukung partai banteng, namun belakangan PDIP menarik dukungan setelah Hasani gagal menggaet mitra koalisi.

PDIP kemudian mengalihkan dukungannya kepada calon lain Farid Alfauzi. Pengalihan dukungan itulah yang dianggap ‘penghianatan’ oleh netizen. Namun kekecewaan itu baru disalurkan setelah muncul foto tersebut.

Saya kemudian menemui Hasani dan menanyakan benarkah dia merasa dikhianati oleh PDIP sehingga gagal dalam pencalonan.

“Isu itu tidaklah benar,” jawab dia tegas. Dan menyebut pengurus PDIP dalam foto itu diantara Mahfudz, Suyitno dan Hafidz sebagai sosok yang luar biasa membantunya agar mendapatkan rekom partai. Bantuan tidak hanya tenaga dan pikiran tapi juga bantuan finansial.

Hasani kemudian ceritakan semua proses pencalonannya di Pilkada yang dimulai setahun terakhir. Dan dari semua itu dia menyimpulkan PDIP tidak menghianati dirinya. Bahkan sebaliknya, dia menyampaikan terima kasih karena PDIP memberikan kepercayaan hingga detik akhir pecalonan.

Kalau pun pada akhirnya PDIP memberikan rekom pada Farid Alfauzi, itu dilakukan PDIP dua hari jelang dibukanya pendaftaran oleh KPU dan setelah memastikan tak ada lagi pintu untuk berkoalisi dengan partai lain untuk mencalonkan Ra Hasani.

“Karena berkomitmen pada saya, PDIP yang punya 7 kursi di DPRD sampai rela hanya jadi pendukung di Pilkada Bangkalan,” ucap dia.

Sebab itu, Hasani minta kegagalannya lolos pencalonan tidak dibebankan pada PDIP. Hasani mengaku dia gagal karena bukan kader partai dan salah taktik dalam lobi-lobi ke partai lain.

“Tapi, saya dapat pelajaran penting dari proses pencalonan ini. Bahwa politik itu tidak hanya soal banyak dukungan, tapi juga harus luas dalam jejaring,” kata dia.

Terpisah, Juru Bicara DPC PDIP Bangkalan, Abdul Hafidz menambahkan munculnya persepsi bahwa PDIP memPHP Ra Hasani hanya karena netizen tidak tahu bagaimana perjuangan Ra Hasani dan pengurus PDIP untuk mendapatkan rekomendasi partai koalisi.

Hafidz khawatir, persepsi itu kemudian dimamfaatkan pihak-pihak tertentu menggoreng isu tersebut untuk memecah belas hubungan baik yang sudah terjalin sejak lama antara Ra Hasani dan pengurus PDIP.

“Bahkan, saat sudah mentok tidak dapat koalisi, PDIP masih memberitahu Ra Hasani lebih dahulu bahwa rekom akan diberikan ke Farid, jadi tidak benar kami PHP,” ungkap dia.

Penulis : Mukmin Faisal
Editor : Arif

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.