Gedung DPRD Kabupaten Sumenep

Sumenep, (Media Madura) – Biaya menejemen kontruksi dan perencanaan (MKP) Pembangunan Kantor DPRD Sumenep yang baru, diprediksi mencapai Rp 2,6 miliar.

“Anggaran untuk MK sekitar Rp 500 juta, dan Rp. 2 miliar koma sekian untuk perencanaan,” kata Sekretaris Dewan DPRD Sumenep, M. Mulki.

Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 54 Tahun 2010 tentang pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, setiap anggaran diatas Rp 200 juta harus dilelang.

“Insyaallah mulai Januari ini proses lelang akan dilakukan,” tambanya.

Ia menerangkan, perencanaan dan MK harus selesai tahun ini. Karena jika tidak, akan mempengaruhi pada rencana pembangunan fisik yang ditargetkan dimulai tahun 2019 mendatang.

Sesuai hasil kajian yang dilakukan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, jika gedung dewan saat ini sudah tidak layak di tempati. 

Oleh sebab itu, harus segera dibangun gedung baru, dan perencanaan pembangunan gedung DPRD yang baru itu sudah diwacanakan mulai tahun 2014 lalu.

Sementara hasil kajian yang sama menyebutkan, jika pembangunan kantor wakil rakyat itu diperkirakan membutuhkan anggaran sampai Rp 67 miliar.

Pada tahun 2015, Pemerintah Daerah telah merogoh kocek Rp. 1 miliar untuk melakukan pembebasan lahan sekitar 1 hektar yang berlokasi di Gedungan, Kecamatan Batuan, sebagai lokasi pembangunan gedung baru. 

Kemudian tahun 2017 telah menyelesaikan proses perizinannya. Seperti pembuatan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL), gambar kontruksi, dan Analisis dampak lalu lintas (Amdalalin). Anggaran yang terserap sekitar Rp 50 juta.

Reporter : Rosy
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.