Korban menjalani perawatan medis

Sumenep, (Media Madura) – Ponidi (30), warga Dusun Sempangan RT 11 RW 4 Desa Kalianget Barat, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terancam diganjar hukuman lima tahun penjara.

Pasalnya, Ponidi diduga telah melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Suryani (41), yang tak lain istrinya sendiri, Peristiwa itu terjadi Rabu (27/12) sekitar 08.30 WIB.

Saat itu, korban (Suryani) yang sedang memasak pentol, disaat yang sama ia terlibat cekcok mulut dengan suaminya.

Namun entah apa dan bagaimana asal masalahnya, hingga secara spontan Ponidi tega menyiramkan air panas sisa merebus pentol ke tubuh korban.

Akibatnya, korban mengalami luka bakar cukup serius pada sekujur tubuhnya, dan harus dilarikan ke polindes terdekat untuk mendapat penanganan medis.

“Setelah disiram air panas bekas olahan pentol oleh suaminya, korban langsung lari ke kamar mandi karena merasa kepanasan,” kata Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Abd. Mukid.

Setelah itu, korban dibawa ke Polindes kalianget oleh suami serta tetangga, namun setelah dilakukan penanganan pertama di Polindes, korban dibawa ke Puskesmas Kalianget untuk dilakukan perawatan.

“Saat ini korban masih menjalani rawat inap di Puskesmas Kalianget, sebab luka bakarnya nya cukup parah, yakni pada tubuh bagian kanan mulai dari bawah ketiak hingga betis sebelah kanan, melepuh semua,” paparnya.

Dan akibat perbuatannya, pelaku akan dijerat Pasal 44 Undang-undang Nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.