WAJIB: PNS saat mengisi absensi kedisiplinan dengan Finger Print atau sidik jari dilingkungan kantor Pemkab Sampang Jalan Wijaya Kusuma, Rabu (6/12/2017). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Mengantisipasi banyaknya pegawai negeri sipil (PNS) yang bolos di hari kerja, Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menerapkan absensi fingerprint atau sidik jari.

Pantuan mediamadura.com, keberadaan sidik jari yang baru dicanangkan itu ditempatkan di ruang lobi lantai dasar kantor Pemkab Sampang.

Sejak pagi saat jam kerja berlangsung, pukul 07.30 WIB satu per satu abdi negara tersebut mengisi absensi sidik jari.

Bahkan, tepat pada pukul 12.00 WIB menunjukkan waktu istirahat bagi PNS. Mereka juga silih berganti mengisi absensi sidik jari. Termasuk saat jam pulang di sore hari pukul 16.00 WIB.

Kepala Bidang Mutasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sampang Arif Lukman Hidayat, mengatakan dengan adanya absensi sidik jari tersebut sebagai upaya untuk menerapkan kedisiplinan PNS dilingkungan Pemkab Sampang.

Selain itu, keberadaan absensi sidik jari tersebut PNS tidak bisa lagi melakukan tanda tangan absen sistem ‘borongan’ dalam artian melakukan absen seminggu sekali.

“Dengan cara ini kita harapkan tingkat disiplin dan rasa tanggungjawab PNS sebagai abdi masyarakat akan berjalan baik,” katanya.

Pria yang akrap disapa Yoyok itu menuturkan,
keberadaan absensi ini cukup membantu mengawasi kinerja PNS memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terutama PNS yang berada di ruang lingkup OPD.

Namun saat ini absen sidik jari masih diterapkan di kantor Pemkab Sampang dan sebagian di kantor OPD.

“Kalau di kantor lainnya masih proses pengadaan, tahun depan ini akan berlangsung semua OPD,” jelasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan