Pamekasan, (Media Madura) – Pengidap penyakit Human Immunodeficiency Virus Infection and Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/ AIDS) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, tahun 2017 mencapai 71 orang, faktornya karena lakukan seks bebas.

Dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pamekasan, Ismail Bey, dari sebanyak itu dirinya belum bisa memastikan apakah semua pasien itu asal Kabupaten berslogan Gerbang Salam.

“Dari data yang ada di Puskesmas dan RSUD dr. Slamet Martodirdjo sekitar 71, belum diketahui ia berasal dari mana karena ada pasien dari luar daerah,” katanya, Sabtu (2/12/2017).

Dari 71 penderita itu tambah Bey, dua di antaranya merupakan anak di bawah usia lima tahun. Hal itu harus segera diobati.

“Parahnya ada yang masih dibawah umur lima tahun,” tambahnya.

Biasanya, menularnya penyakit HIV/AIDS tersebut melalui hubungan seksual dengan gonta-ganti pasangan atau seks bebas. Sementara, masyarakat terkadang malu mengobati penyakit itu lantaran dianggap aib. Padahal, jika tidak segera dicegah akan menular pada orang terdekatnya.

“Kami kesulitan mendeteksi penyakit ini karena dianggap aib, kalau terjangkit langsung disembunyikan. Bahkan ada yang rela tidak mengobatinya lantaran penyakitnya takut terbongkar,” tutup Bey.

Bey mengaku, kerap melakukan sosialisaai kepada masyarakat terkait penyakit tersebut agar masyarakat bisa terbuka, tidak lagi menyembunyikan penyakit tersebut. Sehingga bisa dilakukan pencegahan penularannya.

Reporter: Rifqi
Editor : Arif

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.