Ketua Komisi III DPRD Sumenep Dulsiam

Sumenep, (Media Madura) – Komisi III DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jasa Timur terkejut dengan besarnya pembayaran lampu penerangan jalan umum (PJU) ke PLN yang mencapai Rp 1,5 hingga Rp 1,7 miliar lebih per Bulan.

Ketua Komisi III, Dulsiam mengatakan, jika pembayaran PJU tembus hingga Rp 1,7 miliar, mestinya ada solusi dari pemerintah. Sebab, masalah tersebut menjadi beban APBD.

“Masalah ini menjadi catatan kami untuk ditindaklanjuti, supaya pengeluaran uang daerah tidak sampai sebesar itu hanya untuk pembayaran PJU,” terangnya.

Dulsiam juga mengungkapkan, pemasangan PJU yang menyebar di sejumlah titik Kabupaten Sumenep memang tidak memakai kilometer. Selama ini, Dishub langsung menerima tagihan dari PLN. 

“Untuk itu, ini harus diatasi salah satunya dengan cara setiap PJU menggunakan kilometer. Sehingga dapat diketahui berapa tagihan listrik PJU yang dibayarkan ke PLN,” ungkapnya. 

“Disamping itu, kalau menggunakan kilometer, akan lebih menghemat sekitar 30 persen,” tambahnya lagi. 

Namun, yang menjadi tanda tanya bagi pihaknya, kata politisi PKB ini, selama ini PJU di beberapa titik ada yang mati, sementara pembayaran yang harus dikeluarkan begitu besar.

“Terus terang kami masih ragu kalau tagihan PJU sampai sebesar itu. Karena berdasarkan laporan, ada banyak PJU yang tidak menyala sehingga kami menilai tidak akan sebesar itu,” tandasnya.

Sementara itu, di tempat terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep, Sustono membenarkan jika tagihan listrik PJU selama ini memang sangat tinggi.

Ia mengakui, bahwa untuk seluruh PJU se Kabupaten Sumenep yang dibayarkan ke PLN mencapai Rp 1,7 miliar perbulannya.

“Itu berdasarkan rekap yang kami lakukan terhadap pembayaran untuk PJU ke PLN, angkanya memang mencapai Rp 1,6 sampai Rp 1,7 miliar,” akunya. 

Mantan Kepala Disnakertrans Sumenep itu juga mengakui, jika Komisi III mendesak supaya di tahun 2018 ada efisiensi dengan berbagai solusi yang harus dilakukan. 

“Efisiensi itu sudah disetujui karena itu juga keinginan kami supaya tagihan pembayaran PJU berkurang dari saat ini,” tukasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.