Ontel Pedagang Terguling, Inpirasi Warga Bangkalan Patungan Ngaspal Jalan

Bangkalan, (Media Madura) – Warga Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, patungan untuk mengaspal jalan desa yang rusak parah. Mereka tergerak patungan setelah jalan rusak itu makan korban. Sepeda ontel pedagang sayuran terguling saat melintas di jalan berkubang itu, hingga menyebabkan sebagian besar barang dagangannya jatuh ke lumpur.

“Kejadiannya sepekan lalu, sekitar jam enam pagi,” kata Syaifullah Masyhud, 45 tahun, warga Bilaporah yang melihat kejadian itu dan menolong si ibu pedagang.

Peristiwa itu menggangu pikiran Masyhud, hatinya gundah dan terenyuh, gara-gara jalan berlubang dan licin si pedagang merugi. Muncul ide untuk memperbaiki jalan secara swadaya. Gayung bersambut, seorang warga mendatangi Masyhud dan menyampaikan ide serupa.

Mereka kemudian bergerak, tokoh-tokoh desa ia ajak rembug, para pengusaha galian C hingga anggota DPRD diminta sumbangan. Semua setuju dan berjalan sesuai harapan. ada yang nyumbang batu, ada yang mendatangkan mesin silinder hingga menyumbang dua drum aspal. “Sumbangan dalam bentuk uang terkumpul tiga juta, sebagian untuk bayar pekerja,” kata Masyhud.

Jalan rusak di Desa Bilaporah sudah hampir dua tahun terbengkalai, saat hujan kubangan penuh air dan jadi jebakan batmen bagi pengendara. Untuk mengurangi genangan, ditimbun batu gunung seadanya, tapi dampaknya jalan malah tambah licin.

Jalur itu juga jalur ramai, setiap hari ratusan dum truck hilir mudik mengangkut galian C. Juga Jalur utama menuju lokasi wisata Bukit Jaddih dan Kolam Renang Goa Pote. serta Jalur pintas Dari Kecamatan Labang menuju ke Kota Bangkalan.

“Jalan ini butuh drainase, tapi karena terlalu panjang, biar itu urusan pemerintah daerah,” ungkap Masyhud.

Anggota Komisi C DPRD Bangkalan, Rokip mengaku prihatin dan tergugah mendengar keinginan warga. Dia pun menyumbang dua drum aspal untuk meralisasikan perbaikan jalan. “Kalau masih menunggu (perbaikan) tahun depan, bisa makin banyak korban. Apalagi sekarang sudah awal musim hujan, berbahaya bagi pengendara,” ujarnya.

Menurut politisi PDIP ini, lambannya perbaikan Jalan Desa Bilaporah itu merupakan imbas dari lambannya PemkabBangkalan mempersiapkan prosedur pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK). “Kami akan membahas masalah ini dengan PU (BinaMarga) besok,” ungkap dia.

Penulis : Mukmin Faisal
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.