Manajer Madura United Haruna Soemitro (kiri), Presiden Klub Achsanul Qosasi (tengah) dan Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera.

Pamekasan, (Media Madura) – Tugas tim pelatih Madura United belum selesai. Pasalnya, mereka harus membuat rapor skuad Laskar Sape Kerrab dan diserahkan kepada manajemen klub. Mengingat, kompetisi Liga 1 2017 telah berakhir.

Presiden Klub, Achsanul Qosasi (AQ) mengaku, hingga kini manajemen klub belum menerima rapor tim pelatih. Untuk itu, pihaknya memberi batas waktu hingga akhir bulan November kepada tim pelatih menyelesaikan tugas tersebut.

“Kita tunggu itu (rapor.red) selesai,” kata AQ.

AQ menilai, rapor itu penting sebagai salah satu pertimbangan melanjutkan kontrak pemain. “Skuad musim ini sudah bagus dan hanya butuh penambahan sedikit,” imbuhnya.

Skuad Madura United musim ini sebanyak 24 pemain. Namun, Haruna Soemitro selaku Manajer Tim belum bisa mengambil keputusan apapun tentang pemain. Alasannya, menunggu rapor dari tim pelatih dan tim kesehatan.

“Mekanisme tersebut sudah kami jalani musim lalu,” ucap Haruna.

Menurut Haruna, rapor yang harus disampaikan tim pelatih bukan hanya mengenai skill dan jam main masing-masing pemain. Akan tetapi, ada beberapa indikator secara teknis yang itu pun sudah manajemen sampaikan kepada tim pelatih.

“Rapor baik dan tidak baik itu bukan semata-mata karena jumlah pertandingan yang lebih banyak dijalani. Karena di kompetisi musim ini, sebagian pemain jam mainnya berkurang di awal-awal kompetisi karena adanya regulasi pemain U-22. Indikator pelaporannya banyak,” pungkas Haruna.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan