Ini Modus Guru SD di Sampang Cabuli Muridnya

Korban tiba di Mapolres Sampang untuk melapor dugaan kasus pencabulan dilakukan oknum guru PNS di Desa Gulbung Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang, Selasa (7/11/2017). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Kelakuan oknum guru Sekolah Dasar (SD) mencabuli muridnya di Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, terungkap. Pelaku berinisial MH (50), akhirnya ditangkap polisi pada Minggu (5/11/2017) kemarin.

Menurut pengakuan MH, dirinya mencabuli korban dengan cara memaksa. Setelah pelaku melakukan perbuatan itu korban diberi uang sebesar Rp 50 ribu. “Diberi uang Rp 50 ribu ke korban, tapi tidak menjanjikan untuk bertunangan dengan cara akan dikenalkan seorang pemuda tampan,” singkat MH dikeler petugas menuju tahanan Mapolres Sampang usai gelar perkara, Selasa (7/11/2017).

Sementara itu, Siti Farida aktifis anti kekerasan perempuan dan anak di Sampang saat mendampingi korban, mengatakan berdasarkan pengakuan beberapa korban bahwa modus pelaku mengiming-imingi sejumlah uang serta handphone dan menjanjikan akan dikenalkan dengan seorang pemuda tampan dan kaya.

“Asalkan korban harus mau tidur dengan tersangka sebanyak tiga kali, ini semacam ritual mistis tersangka terhadap korban, ada juga iming-iming uang sebesar Rp 100 ribu dan HP,” kata Farida.

Farida menuturkan, kejadian pencabulan itu terjadi sejak tahun 2013 lalu. Hanya saja, korban baru berani melapor kasus pencabulan ke polisi karena sebelumnya ada indikasi ancaman dari pelaku. Bahkan, akibat perbuatan MH, korban insial F (15) hamil tiga bulan.

Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar, mengaku akan terus menindaklanjuti kasus dugaan pencabulan oknum guru terhadap muridnya tersebut. Diyakini dalam kasus itu akan ada korban lainnya. Untuk itu, pihak keluarga korban untuk segera melapor kepada pihak polisi.

“Tersangka sudah berkepala empat orang anak ini kita tahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, “ ungkapnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.