Pengentasan Kemiskinan di Sumenep Stagnan

Salah satu warga miskin di Sumenep

Sumenep, (Media Madura) – Selama dua tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tercatat rendah bila dibanding dengan Kabupaten lain di Jawa Timur.

Pertumbuhan ekonomi di Sumenep sebesar 1,27 persen di tahun 2015 dan hanya menjadi 2,58 persen pada tahun 2016.

Bahkan, persoalan pengentasan kemiskinan selama tiga tahun terakhir pun terbilang stagnan karena tidak ada perkembangan berarti. 

- Advertisement -

Kemiskinan di Sumenep diketahui hanya turun sebesar 1,87 persen dari 21,96 persen di 2015 menjadi 20,09 persen di 2016.

Disamping itu, indeks pembangunan manusia (IPM) juga rendah, dari 62,38 persen di 2015 menjadi 63,42 persen di 2016.

Disampaikan Bupati Sumenep A Busyro Karim, persoalan tersebut merupakan isu strategis yang perlu menjadi perhatian dalam pembahasan Raperda Perubahan Perda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021.

“Ya, dalam RPJMD 2016-2021, visi Pemkab Sumenep yaitu Sumenep makin sejahtera, pemerintahan mandiri, agamis, nasionalis, transparan, adil dan profesional atau disingkat Super Mantap,” katanya, Kamis (2/11/2017).

Sedangkan aspek subtansi materi RPJMD yang akan diubah diantaranya penyederhanaan indikator kinerja utama, penajaman tujuan, perubahan gambaran pengelolaan keuangan daerah, dan penataaan kembali program.

“Sehingga persoalan yang sudah kami inventarisir dapat tertangani dengan baik, dan target yang ingin kita capai dapat maksimal dapat periodenya,” jelasnya. 

Untuk itu, Busyro meminta ada etos kerja yang baik dari para pembantunya. Disamping terus menyerap apsirasi dan masukan dari bawah, juga ada inovasi kerja yang mengarah kepada upaya menyejahterakan masyarakat. 

“Jadi, saya berharap dari agar Raperda perubahan RPJMD ini yang belum maksimal bisa dimaksimalkan, yang belum dicapai segara tercapai,” pungkasnya. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.