Marak Rumah Kos Nakal, DPRD Pamekasan Akan Panggil Satpol PP

Pamekasan, (Media Madura) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, akan memanggil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat terkait maraknya rumah kos nakal.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail. Ia menilai petugas penegak Peraturan Daerah (Perda) tidak hanya sebatas memberi sanksi pemilik kos, tetapi hal lain yang berkenaan dengan persyaratan administratif juga harus diperhatikan.

“Satpol PP harus menyelidiki keberadaan rumah kos di Pamekasan untuk mengetahui apakah rumah kos itu berizin atau tidak” katanya, Kamis (2/10/2017).

Dalam perda dan perbup, tambah Politisi Partai Demokrat itu, sudah diatur tentang penghuni kos, salah satunya adalah melarang dalam satu kamar ditempati laki-laki dan perempuan yang bukan suami istri.

“Terkait dengan rumah kos yang dijadikan tempat mesum, bukan hanya pelakunya saja yang disanksi. Saran saya sesuai dengan perda dan perbup, ya dicabut saja izinnya,” tambah Ismail.

Dari itu, mantan Aktifis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) berjanji dalam waktu dekat akan memanggil Satpol PP guna menyelaraskan pandangan penegakan perda dimaksut.

“Apa yang sudah dikerjakan, tetang apa saja yang telah dilakukan mengenai rumah kos. Dan rumah kos yang tidak berizin ini seharusnya disegel,” tutup Ismail.

Sementara Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan, Moh Hasanurrahman mengatakan, institusinya sudah maksimal melakukan pengawasan dan penindakan terhadap sejumlah rumah kos nakal.

“Tentu penegakan perda sudah menjadi kewenangan kami, dan kami pasti bertindak jika ditemukan melakukan pelanggaran,” katanya.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.