Sampang, (Media Madura) – Maraknya pencurian hewan (Curwan) di wilayah hukum Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, membuat warga meminta agar polisi melakukan tindakan. Sebab, kejadian tersebut meresahkan warga khususnya di Desa Torjunan Robatal.

“Karena curwan marak banyak warga tidak tidur, polisi seharusnya sama jangan tidur agar bertindak menangkap para pelaku,” terang Adi (25) warga Dusun Laok Leke, Desa Torjunan, Kecamatan Robatal.

Menurutnya, di desanya yang terakhir menjadi korban curwan adalah Maadin (40) warga setempat. Empat ekor sapi hilang pada Rabu (25/10) dini hari kemarin. Mengetahui hilang sejumlah warga bersama korban berusaha mencari ke tempat-tempat yang dicurigai dijadikan tempat sapi curian.

“Berjarak 100 meter dari rumah korban, warga dan korban berusaha mencari, alhasil sapi milik Maadin berhasil ditemukan, sayangnya pelaku tidak tertangkap karena sudah kabur,” ungkap Adi.

Sementara itu, Kepala Desa Torjunan Hadi Pranoto, membantah curwan di desanya marak. Namun memang sekali menimpa kepada warganya. “Kalau marak tidak, hanya sekali yaitu Maadin,” singkatnya.

Terpisah, Kapolsek Robatal Ipda Heriyanto, menyampaikan untuk menjaga kondusivitas di wilayah Robatal, pihaknya selalu melakukan patroli. Dengan patroli setiap malam, kata dia, untuk mengimbangi dan membantu ronda di masing-masing kampung.

”Kita sudah melakukan patroli untuk mencegah. Hingga saat ini kami tidak menerima laporan kehilangan sapi milik warga,” kelitnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.