Sampang, (Media Madura) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sampang, mencatat 918 dari 1.752 tenaga honorer kategori II (K-2) di wilayah Sampang terancam kandas menjadi CPNS. Penyebabnya adalah usia tenaga honorer di atas 35 tahun.

“Mayoritas ratusan tenaga honorer ini dari kalangan guru,” kata Kabid Informasi dan Pembinaan Aparatur BKSDM Sampang Suyono, Rabu (25/10/2017).

Ketentuan usia pelamar CPNS sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 98 tahun 2000 dirubah PP Nomor 11 tahun 2002 tentang pengadaan pegawai negeri sipil (PNS), menyebutkan usia pelamar CPNS minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun.

Jumlah itu hasil pendataan tenaga honorer di tahun 2016. Sedangkan di tahun 2017 ini belum ada pembaruan dan diyakini akan bertambah. Upaya dilakukan BKPSDM Sampang memperjuangkan nasib honorer agar tetap bisa menjadi PNS dengan mengusulkan pengangkatan kepada Kementerian Aparatur Negara dan RB (KemenPAN-RB) sejak tahun 2016 kemarin.

“Tapi sampai saat ini tidak ada jawaban dan kebijakan turun ke Sampang, kami sudah mengirim surat tertanggal 1 September 2016 kemarin bernomor 810/1834/434 206/2016 tentang usia pengangkatan CPNS,” jelasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.