Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Suli Faris

Pamekasan, (Media Madura) – Rencana investor akan mengembangkan pembangunan pasar tradisional Kolpajung dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, terancam gagal terlaksana. Pasalnya, sampai sekarang rencana itu tidak jelas.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Suli Faris menegaskan, hal itu sudah menjadi urusan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) sebagai penanggungjawab.

“Saat ini masih intens komunikasi dengan sejumlah investor yang telah bermaksud membangun pasar,” katanya, Rabu (25/10/2017).

Suli berharap, niatan itu terlaksana sehingga harapan masyarakat tidak hanya isapan jempol belaka. Ia berharap kegiatan itu terlaksana sebelum pergantian kepemimpinan.

“Semoga tercapai, biar pembangunan disini terus berkembang, informasinya RSUD akan dibangun lantai 7,” tambahnya.

Sebelumnya dikabarkan ada tiga investor yang tertarik membangun pasar tradisional Kolpajung. Selain pasar, RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan juga menarik minat pihak ketiga untuk mengembangkannya. Tetapi, sampai sekarang rencana itu tidak kunjung terlaksana.

“Apabila tim yang telah dibentuk oleh Bupati dulu bisa berjalan dengan baik, maka masih ada harapan kepada investor tersebut,” tutup politikus Partai Bulan Bintang (PBB) tersebut.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.