Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf saat menghadiri deklarasi Sampang Mengaji di Gor Tennis Indor Kota Sampang, Selasa (24/10/2017). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelontarkan anggaran sebesar Rp 50 miliar diperuntukkan tahap awal proyek multiyears penanggulangan bencana banjir di Kabupaten Sampang, Madura.

Sayangnya, asas manfaat anggaran puluhan miliar itu belum diperhitungkan. Hal itu diakui langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf saat hadir di deklarasi Sampang Mengaji, Selasa (24/10/2017) pagi pukul 09.00 WIB.

“Teknisnya yang jelas kami tidak tau persis, dan saya tidak berani berandai-andai tapi jelas anggarannya ada,” kata Saifullah akrab disapa Gus Ipul.

Menurutnya, kebutuhan anggaran untuk penanggulangan banjir di Sampang sebesar Rp 500 miliar. Hanya saja, saat ini Pemerintah Provinsi masih mengucurkan 10 persen atau Rp 50 miliar.

“Dari pusat juga ada sekitar 200 miliar dan itu cukup signifikan jika diterapkan,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan anggaran sebesar Rp 50 miliar tentunya mempunyai persentase untuk menguragi banjir yang ada di kota Bahari. Sebab saat ini anggaran tersebut untuk pembangunan tanggul, normalisasi, sodetan, dan pompa air di beberapa titik bantaran sungai kali kamoning.

Namun sayang, Gus Ipul belum bisa melakukan survei proses pengerjaan penanggulangan banjir yang anggarannya sebesar Rp 50 miliar tersebut yang saat ini dalam garapan para kontraktor.

“Belum sekarang, nanti kami akan lihat,” janjinya.

Menurut Gus Ipul, setiap tahun pihaknya mengusulkan tetapi anggarannya tidak selalu ada, beruntung di tahun 2017 ini ada anggarannya. Bahkan nantinya akan ada bantuan dana dari pemerintah pusat namun belum diketahui jumlahnya.

Dirinya berharap meskipun bantuan dana itu tidak sampai menuntaskan bencana banjir di Sampang tapi setidaknya bisa mengurangi intensitasnya.

Sekadar diketahui, Di Sampang terdapat beberapa mega proyek untuk penanggulangan bencana banjir. Di antaranya, pembangunan instalasi pompa banjir sungai Kali Kamoning di jalan Delima, Kelurahan Gunung Sekar (pompa pandian) yang dikerjakan oleh PT Indo Penta Bumi Permai dengan anggaran sebesar Rp 7,6 miliyar lebih.

Pembangunan instalasi pompa sungai Kali Kamoning, jalan Bahagia, Kelurahan Rongtengah (pompa jrangon) dan di kampung Kajuk, Kelurahan Rongtengah (pompa kajuk) oleh PT Indopenta Bumi Permai dengan nilai kontrak mencapai Rp 13,99 miliar.

Kemudian pembangunan instalasi pompa banjir sungai Kali Kamoning di Desa Panggung, Kecamatan Kota (pompa dag bukor) oleh PT. Ganesha Jaya dengan kontrak senilai Rp 18,6 miliar lebih. Ada lagi pembangunan instalasi pompa banjir sungai Kamoning di jalan Teratai, Kelurahan Dalpenang (pompa jagalan) oleh PT. Gala Karya dengan nilai kontrak sebesar Rp 7,9 miliar. Terakhir supervisi konstruksi pembangunan instalasi banjir sungai Kali Kamuning (pengawasan) oleh PT Mitra Cipta Engineering consultant dengan nilai kontrak sebesar Rp 642 juta lebih.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.