Sumenep, (Media Madura) – Serapan bantuan beras untuk rakyat sejahtera (Rastra) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terbilang rendah.

Berdasarkan data di Bagian Perekonomian Pemkab setempat, angka penebusan rastra hingga bulan Oktober masih sekitar 70 persen.

“Sampai bulan (Oktober) ini, rastra baru terserap 70 persen, atau jika dihitung hingga Desember hanya sekitar 55 persen dari total pagu dalam setahun,” kata Kepala Sub Bagian Sarana Bagian Perekonomian Pemkab, Sumenep, Sujono, Senin (16/10/2017).

Menurut Sujono, dalam hal serapan, Kabupaten Sumenep berada diurutan ketiga setelah Kabupaten Bangkalan dan Sampang. Sedangkan Pemekasan urutan terendah dalam serapan Rastra.

“Kami selalu mendorong dan melakukan pendekatan dengan Camat dan Kades yang tingkat penebusannya terbilang rendah, agar segera ditebus,” ungkapnya.

Pada tahun 2017 ini, Sumenep mendapatkan pagu rastra sebanyak 23 juta 42 ribu ton dengan jumlah 128 ribu 16 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Sesuai dengan ketentuan, sebelum akhir tahun anggaran, alokasi rastra tiap kecamatan atau desa wajib ditebus ke Gudang Bulog setempat.

Karena jika melampaui deadline yang sudah ditentukan, maka dapat dinyatakan hangus.

“Tetapi, apabila berkaca pada tahun lalu yang mencapai 96 persen, kami optimis hingga akhir Desember nanti penyerapannya maksimal,” tukas Sujono. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.