Kanit Laka Lantas Polres Sampang Ipda Suwalyadin Rizal Bogra. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Jrengik, pada Selasa (4/10/2017) kemarin malam sekitar pukul 20.00 WIB. Seorang pelajar bernama Embar (14) warga Dusun Dempol, Desa Kotah, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya tertabrak mobil Toyota Avanza dari arah berlawanan.

Seketika itu pula, kecelakaan beruntun yang masih satu lokasi terjadi tepat 100 meter sebelum lokasi tabrakan motor Honda Beat bernopol M 4269 PB dengan Avanza putih nopol L 1952 TF. Tabrakan beruntun disebabkan para pengemudinya kaget sehingga memilih mengerem mendadak.

Kecelakaan beruntun tersebut melibatkan mobil Avanza silver bernopol W 1596 PH, pick up Daihatsu hitam M 9388 AB, dan kendaraan truck orange M 8704 F.

“Awalnya pengemudi mobil Avanza ngerem mendadak karena kaget ada antrian panjang yang disebabkan Laka di depan, tidak nutut di belakangnya sehingga mobil pick up menabrak dan disusul kendaraan truck itu,” terang Kanit Laka Lantas Polres Sampang Ipda Suwalyadin Rizal Bogra ditemui di ruangannya, Rabu (4/10/2017) siang.

Kata Rizal, polisi langsung membawa pengemudi beserta kendaraan ke Polsek Jrengik. Mereka memilih diselesaikan secara kekeluargaan. Sebab, dalam kecelakaan beruntun ini tidak ada korban jiwa hanya kerugian materil hingga puluhan juta.

“Ketiga kendaraan ini sama-sama melaju dari arah timur ke barat,” tuturnya.

Polisi meminta masyarakat untuk tetap menjaga keselamatan selama berkendara serta mematuhi rambu lalu lintas termasuk ketika melintasi di Jalan Raya Jrengik. Hal ini guna mengurangi kecelakaan di beberapa titik rawan laka di Sampang.

Diketahui sebelumnya, pada Selasa malam, kecelakaan menewaskan Embar (14), pelajar yang duduk dibangku kelas 9 SMP. Motor Honda Beat hitam miliknya ditabrak pengemudi mobil Avanza yang dikendarai Munasir (37) warga Desa Ombul Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang.

Mobil Avanza putih itu oleng ke kiri hingga menabrak pohon. Dugaan sementara karena Munasir berkendara dalam kondisi mengantuk dengan membawa penumpang dua orang. Sontak kejadian ini membuat mobilnya banting setir ke arah kanan.

Dari arah berlawanan melaju motor korban. Tabrakan pun tak terhindarkan sehingga korban yang juga membonceng dua temannya mengalami kritis usai tertabrak. Embar meninggal ketika di rawat di puskesmas setempat. Sedangkan rekannya, Rosi kritis dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit di Surabaya, serta korban Wafi atau Iqbal (14) dirujuk ke rumah sakit Bangkalan.

“Kita masih selidiki penyebab olengnya kendaraan ke kiri yang dikendarai Munasir, soal informasi bahwa pengemudi lari itu tidak benar hanya langsung mengamankan diri ke Polsek Jrengik,” tutupnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan