Skuad Madura United U-19 di Liga 1 U-19 2017

Pamekasan, (Media Madura) – Madura United U-19 finish sebagai juru kunci Grup 2 Liga 1 U-19. Itu setelah dalam 10 pertandingan tak pernah meraih kemenangan.

Pada laga pamungkas Grup 2, Laskar Sape Kerrab Ngodeh kembali menderita kekalahan 2-1 dari tuan rumah Persegres Gresik United U-19 di Stadion Tri Dharma, Gresik, Minggu (24/9/2017).

Di Grup 2, anak asuh Yusuf Ekodono hanya mampu mengumpulkan 5 poin dari 10 laga yang lakoninya, 5 kali hasil imbang dan 5 kali kalah.

Grup 2 Liga 1 U-19 dihuni Parsela Lamongan U-19, Madura United U-19, Arema FC U-19, Perserges Gresik United U-19, Bali United U-19, dan Barito Putera U-19.

Finish sebagai juru kunci bukan sesuatu yang diinginkan oleh tim pelatih. Namun, menurut Pelatih Madura United U-19, Yusuf Ekodono, bila skuad asuhannya sudah berusaha keras selama mengikuti kompetisi.

“Anak-anak sudah bermain sebagaimana direncanakan. Mereka bahkan bisa menyamakan kedudukan. Sayangnya, dalam situasi sudah bisa menyamakan kedudukan mereka lengah hingga kebobolan lagi,” kata Yusuf Ekodono.

Sementara itu, Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Ziaul Haq mengaku tidak terlalu mempersoalkan pasukannya gagal melanjutkan kiprahnya di Liga 1 U-19. Justru, kompetisi ini dianggap sebagai pengalaman bertanding bagi para pemain muda.

“Bukan berarti proses pembinaan pemain muda melalui tim U-19 gagal. Kami sejak awal lebih memprioritaskan pada pengalaman tanding para pemain muda dan sebagai proses seleksi untuk promosi pemain ke tim senior,” ungkapnya.

Selanjutnya, kata pria yang akrab disapa Habib itu, pihaknya akan menunggu hasil evaluasi dari tim pelatih mengenai keikutsertaan di Liga 1 U-19. “Sementara kita istirahatkan dulu tim sambil melakukan evaluasi terhadap perjalanan selama fase grup,” tutup Habib.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan