Pemusnahan barang bukti sabu seberat 8,75 kilogram di Mapolres Sampang, Kamis (14/9/2017). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Penangkapan dua tersangka dalam pengiriman sabu seberat 8,75 kilogram atau hampir 9 kilogram di kawasan pantura Jalan Raya Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, mulai sedikit terungkap.

Berdasarkan informasi, sebelum dikirim ke wilayah Sampang, barang haram tersebut ternyata di pasok dari Negara Malaysia seberat 20 kilogram. Kemudian para pelaku menerima di Jambi.

“Awalnya barang sabu ini dari Malaysia masuk lewat Jambi ada 20 kilogram, nah nyampek ke sini (Sampang-red) hanya sekitar 9 kilogram, sisanya ini masih dicari ngecer kemana saja,” ucap Kasubdit Narkoba Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya AKBP Arif Andi Setiawan saat pemusnahan barang bukti di Mapolres Sampang, Kamis (14/9/2017) pagi.

Sayangnya, Arif enggan menyampaikan secara gamblang informasi lebih lanjut. Alasannya karena penyidikan penangkapan sabu ditangani Kepolisian Resort Sampang masih terus dikembangkan.

“Saya memberikan informasi lebih gak enak karena masih dikembangkan dan kewenangan penyidik,” katanya.

Arif meyakini, barang sabu itu didapatkan dari Malaysia dikirim menggunakan jalur laut melalui Selat Malaka. Sehingga tiba di wilayah Jambi. Sesampainya di kawasan Pulau Jawa tepat di Sampang, Madura, dua pelaku akhirnya tertangkap.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan