Barang bukti sabu dilakukan uji Labfor di Mapolres Sampang sebelum dimusnahkan, (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Hasil pengembangan sementara dari dua tersangka yaitu Faisol (31) dan Misbah bin Rahman (37), kini polisi terus memburu pelaku lain berinisial S. Peran pelaku S, diyakini sebagai kurir sabu.

Sayangnya, polisi belum bisa membeberkan secara detail apakah S bekerjasama dengan dua tersangka yang telah ditangkap sebelumnya untuk memasok sabu-sabu asal kiriman Malaysia ke Jambi dan dikirim ke wilayah Sokobanah Sampang.

“Ya kita liat nanti setelah proses pemeriksaan. Yang jelas, kami sudah mendapat identitas pelaku lain beserta nama dan foto, segera mungkin dilakukan penyelidikan mudah-mudahan berhasil ditangkap,” terang Waka Polres Sampang Gusti Bagus Sulasana.

Secara tegas, Gusti menyampaikan pihaknya tidak main-main dalam memberantas peredaran narkoba di wilayahnya itu hingga tertangkapnya rantai para pelaku. Bukan tanpa sebab, dampak narkoba sangatlah berbahaya dalam merongrong generasi muda maupun perkembangan bangsa Indonesia.

“Pasti akan tertangkap setelah ada penangkapan dari pelaku S ini,” jelasnya.

Sebelumnya, pada Jumat 25 Agustus 2017 kemarin, Satres Narkoba Polres Sampang berhasil menggagalkan pengiriman sabu seberat 8,75 gram di kawasan pantura Banyuates, Sampang.

Dua tersangka turut diamankan saat hendak mengirim sabu asal Malaysia ke Jambi untuk dikirim ke Sokobanah Sampang. Barang bukti dari tersangka sebanyak 11 kantong plastik putih berisi sabu.

Total berat barang haram itu seberat 8,75 kilogram atau hampir 9 kilogram. Diantaranya delapan kantong masing-masing berisi 1 kilogram, dan tiga kantong plastik berisi 250 gram sabu.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan