Tersangka penangkapan sabu 8,75 gram saat pemusnahan barang bukti ke dalam alat incinerator milik BNNP Jawa Timur di halaman Mapolres Sampang, Madura, Kamis (14/9/2017). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, 14/9 (Media Madura) – Kepolisian Resort Sampang, Madura, Jawa Timur memusnahkan 8,75 gram sabu. Barang bukti tersebut hasil penggrebekan dilakukan jajaran Satres Narkoba Polres Sampang di kawasan pantura Jalan Raya Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, pada Jumat 25 Agustus 2017 lalu.

“Ini hasil penggrebekan yang melibatkan dua tersangka yaitu Faisol (31) warga Kabupaten Bondowoso dan Misbah bin Rahman (37) warga Kabupaten Pamekasan,” ucap Waka Polres Sampang Kompol Gusti Bagus Sulasana usai pemusnahan sabu di halaman Mapolres Sampang, Kamis (14/9/2017) pukul 09.00 WIB.

Gusti mengatakan, dasar pemusnahan barang bukti narkoba dan prekursor narkotika sesuai aturan pasal 91 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Dalam aturan itu disebutkan, Kepala Kejaksaan Negeri setempat setelah menerima pemberitahuan tentang penyitaan barang narkoba dari penyidik Polri atau penyidik BNN, dalam waktu paling lama tujuh hari wajib menetapkan status barang sitaan narkoba untuk kepentingan pembuktian perkara.

“Kemudian kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kepentingan pendidikan dan pelatihan,dan/atau dimusnahkan,” terang Gusti.

Barang bukti sabu dilakukan uji Labfor di Mapolres Sampang sebelum dimusnahkan, (Ryan Hariyanto/MM).

Total barang bukti 8,75 gram hasil penggrebekan itu ada 8,74 dimusnahkan. Sisanya, penyidik Polri juga menyisihkan barang bukti untuk uji Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Surabaya dan pembuktian perkara di pradilan.

Dalam pemusnahan dihadiri Kepala Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya Kombes Pol Ir. R. Agus Budiharta, BNNP Jawa Timur Kompol Habibah, Bupati Sampang Fadhilah Budiono, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sampang Joko Suharyanto, Dandim 0828 Sampang Letkol Inf Indrama Bodi, BNK Sampang Rudi Setiadhy.

Di tempat yang sama, Kasubdit Narkoba Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya AKBP Arif Andi Setiawan, menyampaikan sabu seberat 8,75 hasil penggrebekan dilakukan Polres Sampang termasuk jenis narkotika golongan I yakni metilfentanil. Golongan Narkotika tersebut sesuai yang tercantum dalam Pasal 6 ayat 1 UU No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan nomor 22.

Sebelum dimusnahkan, lanjut Arif, pihaknya melakukan pengujian Labfor di halaman Mapolres Sampang sebanyak dua kali. Metode yang dipakai dengan jenis cairan marques dan simon A dan B. Jika terbukti narkokab jenis sabu, maka cairan berwarna cokelat (marques-red). Sedangkan, untuk jenis cairan simon berwarna biru.

“Itu khas untuk narkoba jenis sabu atau nama kimianya metilfentanil,” terangnya.

Diketahui sebelumnya, Satnarkoba Polres Sampang berhasil menyita 11 kantong plastik putih berisi sabu. Total berat barang haram itu seberat 8,75 kilogram atau hampir 9 kilogram. Diantaranya delapan kantong masing-masing berisi 1 kilogram, dan tiga kantong plastik berisi 250 gram sabu.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan