Ilustrasi

Sampang, (Media Madura) – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang, Madura, Syamsul Muarif, memastikan bagi warga Syiah tetap bisa menggunakan hak pilihnya pada pelaksanaan pilkada Sampang 2018 mendatang.

Mengingat, warga Syiah yang kini mengungsi di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, masih tercatat sebagai penduduk Sampang. Bahkan, KPU berencana menyediakan tempat pemungutan suara (TPS) khusus.

“Mereka ini masih punya hak sama dalam menggunakan hak suaranya pada pilkada Sampang 2018,” kata Syamsul, Rabu (13/9/2017).

Dirinya menuturkan, hingga kini ada 335 jiwa warga Syiah Sampang, terdiri dari 107 anak-anak dan 228 dewasa. Mereka masih mengungsi di Rusunawa, Jemondo, Sidoarjo.

Penyediaan TPS khusus bagi warga Syiah itu, karena pertimbangan keamanan. Jika mereka diminta pulang ke Sampang, saat pemungutan suara, pihaknya khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Makanya disediakan TPS khusus warga Syiah, hal ini juga seperti pemilihan presiden 2014,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, 335 jiwa warga Syiah asal Sampang ini diungsikan oleh Pemkab Sampang sejak 20 Maret 2013 lalu di Sidoarjo karena atas pertimbangan keamanan. Sebelum ke Sidoarjo, korban konflik sosial ini terlebih dahulu mengungsi di Gedung Olahraga (GOR) Wijaya Kusuma Sampang.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan