Pamekasan, 24/8 (Media Madura) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menghimbau agar masyarakat tidak mencampur tenbakau asli Madura dengan tembakau Jawa.

Larangan bagi petani tembakau sendiri mencampur tembakau Madura dengan tembakau jawa kata Kepala Disperindag Pamekasan, Bambang Edy Suprapto, untuk menjaga kualitas dan keaslian tembakau Madura itu sendiri.

“Tembakau Madura dilarang di campur dengan tembakau luar Madura (Jawa) ini demi keaslian tembakau punya petani,” katanya, Kamis (24/8/2017).

Dwngan begitu instansinya telah membentuk tim tata niaga tembakau guna mengawasi keberadaan tembakau Madura dan jual beli tembakau pada musim panen tembakau tahun 2017.

“Tim ini memiliki tugas memantau jual beli tembakau di pabrik maupun perseorangan guna menghindari terjadinya transaksi yang dapat merugikan petani tembakau,” tambahnya.

Pembentukan tim pemantau tata niaga tembakau itu merupakan amanah dari Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2008 tentang Penatausahaan Tembakau Madura.

Tim pemantau tembakau ini dibentuk dari berbagai unsur, meliputi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), perwakilan paguyuban petani tembakau dan unsur pemerintah kabupaten sendiri.

Reporter: Rifqi
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan