Sampang, 14/8 (Media Madura) – Satu dari 551 orang Calon Haji (Calhaj) asal Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, diantaranya merupakan warga syiah asal Desa Blu’uran Kecamatan Karangpenang Sampang.

Ia adalah Hosni, salah seorang korban konflik syiah yang selama ini tinggal bertahun-tahun di penampungan Jemondo Sidoarjo pasca kejadian saat itu kini naik haji dan akan berangkat pada Selasa 15 Agustus 2017 besok bergabung dengan kloter 57-58.

“Iya benar ada pengikut Ust Tajul Muluk akan berangkat haji tahun ini berangkat besok,” terang Kasat Intel Polres Sampang AKP Kariono dibalik telepone, Senin (14/8/2017).

Kariono mewakili Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar menuturkan, keberangkatan Pak Hosni melaksanakan ibadah haji itu kemungkinan besar beberapa pengungsi lainnya dari Sidoarjo ikut mengantar ke Sampang. Namun, jumlah pengantar Calhaj akan dibatasi.

“Mengantarkan ini nanti ada beberapa persyaratannya, seperti dilarang menggunakan motor, harus satu kendaraan bus,” jelas perwira pertama berpangkat tiga balok emas itu.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sampang Rudi Setiadhy. Ia membenarkan, adanya Calhaj warga syiah asal Sampang itu pihaknya sudah mengantisipasi beberapa pertimbangan yang bisa menimbulkan kerawanan seperti pengamanan maupun kordinasi antar lembaga. Sehingga harus dipikirkan dan melakukan langkah demi menjaga kondusifitas Sampang.

“Informasi ini terdengar sejak dua hari lalu jika ada pengungsi Syiah warga Sampang hendak melaksanakan ibadah haji. Tapi kita hanya menjaga. Masak kita mau melarang? Itu hak mereka,” tuturnya.

Sementara, Kasi Haji dan Umroh Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Sampang Syamsuri mengaku belum mengetahui identitas pengungsi tersebut.

”Dalam daftar tidak ada status sebagai pengungsi Syiah. Tapi kita lihat saja besok (hari ini, red) seperti apa di lapangan,” singkatnya.

Diketahui, jumlah Calhaj asal Sampang dengan total sebanyak 551 orang. Jumlah ratusan tersebut dibagi menjadi dua kloter yakni kloter 57 sebanyak 438 orang. Sedangkan kloter 58 sebanyak 113 orang. Perinciannya 241 laki-laki dan 310 perempuan.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editot : Arif

Tinggalkan Balasan