Pamekasan, 3/8 (Media Madura) – Madura United bakal menjamu Persela Lamongan di pekan ke-18 Liga 1 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP), Madura, Jawa Timur pada 4 Agustus mendatang.

Dalam duel bertajuk Derby Jatim itu, tuan rumah bernapsu untuk bisa menjungkalkan Persela di laga nanti. Laskar Sape Kerrab punya dendam tersendiri terhadap Laskar Joko Tingkir.

Minggu (4/12/2016) dan Jumat (21/4/2017), adalah hari paling menyedihkan bagi Madura United. Fabiano Beltrame dan kawan-kawan ditekuk Persela kala itu. 1-2 di turnamen ISC A 2016 dan 0-2 di putaran pertama Liga 1.

Kekalahan di ISC, Persela bisa dibilang salah satu tim yang mengumbur mimpi Madura United menjurai turnamen tersebut. Sementara kekalahan di Liga 1, Madura United terlempar dari klasemen 2 ke posisi sembilan.

Tentunya di laga pembuka putaran kedua ini, pelatih Gomes De Oliviera tak ingin Persela menjadi batu sandungan bagi timnya untuk bertahan di papan atas klasemen.

Pada laga ini, Madura United lebih diunggulkan untuk menghadapi anak asuh Herry Kiswanto. Salah satunya karena faktor kandang. Sejauh ini Madura United tidak pernah kalah ketika bermain di depan publik sendiri.

Di satu sisi, Madura United berharap izin dua pemain anyarnya segera turun dari PT LIB. Cameron Watson dan Khairullah Abdelkbir berpotensi diturunkan lawan Persela jika izin tersebut keluar. Ini juga misi mereka menghancurkan Persela di kandang.

“Sangat mungkin kami menurunkan mereka saat menghadapi Persela,” tegas Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera.

Keyakinan Gomes menurunkan mereka diperkuat proses adaptasinya yang berlangsung cepat. Menurutnya, kedua pemain tersebut sudah bisa beradaptasi dengan skema dan karakter Madura United sebenarnya.

“Mereka cepat beradaptasi dengan atmosfer tim ini. Mereka mau bekerja keras di latihan dan itu juga sangat diharapkan berimbas saat menjalani pertadingan,” pungkasnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan