Dikeluhkan Warga, Pendamping PKH di Pamekasan Koordinir Kartu ATM Penerima Manfaat untuk Cairkan Bantuan

Pamekasan, 2/8 (Media Madura) – Sejumlah Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengkoordinir kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik penerima manfaat untuk melakukan pencairan bantuan

Menurut Anto, warga Kecamatan Pakong, untuk mencairkan dana PKH tersebut, pendamping meminta kartu ATM berikut Personal Identification Number (PIN) para penerima, jika tidak diberikan ia mengancam akan menghapus kepesertaan sebagai penerima manfaat PKH.

“Padahal kami tahu ngambil sendiri di ATM, tapi karena perintah maka diikuti,” katanya, Rabu (2/8/2017).

Hal yang senada disampaikan oleh Dayat, warga Kecamatan Proppo, menurutnya para tetangga penerima manfaat mengaku ketakutan saat mendapat penjelasan yang intimidatif dari pedamping PKH. Bahkan pendamping PKH mengatakan menyalahi aturan jika mengambil uangnya sendiri ke gerai ATM.

“Apa gunanya ada petugas kalau mengambil sendiri, saya tidak bertanggungjawab jika nanti datanya terblokir dan tidak dapat bantuan lagi,” ungkapnya, menirukan penjelasan dari pendamping PKH berinisial A tersebut.

Sementara Hanafi Koordinator Kabupaten (Korkab) pendamping PKH Pamekasan, menjelaskan, dalam aturan pendamping harusnya menolak meski penerima manfaat meminta untuk mengambilkan uang pencairan tersebut melalui ATM.

“Tugas pendamping adalah mendampingi dan memberikan edukasi, terkait penggunaan dan pencairan,” katanya.

“Jika ada petugas pendamping yang melakukan pengkondisian untuk kolektif itu tidak dibenarkan secara prosedur,” sambungnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan