Sumenep, 3/7 (Media Madura) – Suparman alias Parman (43), warga Dusun Tanapote, Desa Aeng Dake, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur ditangkap Resmob Polres setempat, Senin (3/7/2017).

Ia ditangkap lantaran terlibat perjudian dengan berprofesi sebagai pengecer togel. Ia ditangkap di warung milik Ruhania alias Mak Ru, jalan KH. Mansyur, Desa Pabian, Kecamatan Kota.

“Uang tunai sebesar Rp 335.000, 1unit HP merk NOKIA 225 warna hitam, dan di folder SMS berisi angka pembelian togel menjadi barang bukti yang kami sita,” ujar Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi.

Suwardi menerangkan, modus tersangka dalam bertindak sebagai pengecer adalah dengan cara menerima pesanan/titipan angka togel dari pembeli melalui SMS ke nomor HP miliknya.

Lalu, uang penjualan yang diterima dari pembeli dikumpulkan, dan apabila sudah terkumpul selama lebih kurang 7 hari, tersangka akan menyetorkan uang tersebut kepada pengepul.

“Dari profesinya ini, dia mengaku mendapat upah sebesar Rp 10.000 dari pengepul setiap kali setor,” beber Suwardi.

Di samping itu, tersangka juga mendapat keuntungan dari para pembeli yang menang undian togel sebesar Rp 5.000 per setiap angka. Paling sedikit mendapat Rp 5.000 dan paling banyak mencapai Rp 50.000 dalam 7 hari.

“Pengakuannya, pekerjaan sebagai pengecer tersebut telah dijalani selama lebih kurang 1 tahun,” tandasnya.

Menurut mantan Kapolsek Gili Genting ini, tersangka terancam Pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman pidana penjara paling lama sepuluh tahun atau denda paling banyak dua puluh lima juta rupiah.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan