Pamekasan, 22/6 (Media Madura) – Manajemen Madura United mengaku sudah menyiapkan sanksi tegas bagi para pemain yang telat gabung pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah.

Seperti diketahui, Fabiano Beltrame dkk. sudah meninggalkan mess pemain sejak, Rabu (21/6/2017) kemarin. Manajemen klub memberikan pemain jatah libur Lebaran selama sepekan ke depan. Dipastikan, para pemain pulang ke kampung halaman masing-masing.

Manajer Madura United, Haruna Soemitro menegaskan, keputusan adanya sanksi ini telah disampaikan kepada para pemain. Pemain, menurut Haruna, sudah harus kembali ke mess pemain pada 28 Juni mendatang.

Semua punggawa Laskar Sape Kerrab mengambil jatah libur itu. Bedanya, tiga pemain asing mereka sudah lebih dulu izin pulang ke negaranya masing-masing, seperti Peter Odemwingie (Inggris), Greg Nwokolo (Nigeria), dan Dane Milovanovic (Australia).

“Semuanya harus profesioanal dan tepat waktu saat diminta bergabung kembali. Jika kami memberikan reward dalam prestasi, tentunya juga ada punishment (sanksi) terhadap pelanggaran,” kata Haruna.

Libur selama sepekan yang diberikan kepada pemain dirasa sangat cukup. Pemain bisa memanfaatkan waktu itu sebaik mungkin untuk merayakan Hari Kemenangan bersama keluarga yang dicintai.

“Libur telah tiba. Mari jalin silaturahmi dengan sanak famili, keluarga, tetangga, kolega dan seluruh saudara sesama muslim. 28 Juni kita harus bersama lagi,” ucap Presiden Klub, Achsanul Qosasi.

Madura United terhitung memiliki waktu yang mepet menggelar latihan rutin usai libur Lebaran. Sebab, pada 4 Juli mendatang, mereka akan melakukan laga away pekan ke-12 Liga 1 berjumpa Borneo FC.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan