Pamekasan, 4/6 (Media Madura) – Kasih sayang nenek kepada cucunya memang tidak terhingga sehingga apapun bisa dilakukan termasuk mengorbankan nyawa. Seperti yang dilakukan oleh seorang nenek asal Desa Kodik, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Sariah (60) atau yang sering dipanggil nenek Sari.

Nenek yang sudah renta ini ditemukan tidak bernyawa mengambang bersama cucunya Auliya (6) di sungai desa setempat. Sungai tempat kedunya ditemukan mengambang ini merupakan salah satu sungai terbesar di Pamekasan dan mengaliri Dam Samiran.

Berdasarkan penuturan warga, Aliyah merupakan cucu nenek Sari dari puteranya yang saat ini sudah tinggal bersama isterinya di Desa Rekkerek, Kecamatan Palengaan. Aliyah baru tiba di rumah neneknya di Desa Kodik sejak pagi dan langsung mengajak neneknya untuk mandi di sungai. Nahas, beberapa jam kemudian keduanya ditemukan sudah tidak bernyawa.

Kapolsek Proppo AKP Ali Akbar menceritakan, sekitar pukul 09.00 WIB salah satu warga mendapati korban sudah mengambang di aliran sungai Desa Kodik, dan warga berdatangan untuk melakukan pertolongan.

“Mengetahui adanya informasi ini kami terjun ke lapangan dan melakukan evakuasi terhadap kedua korban yang sudah tidak bernyawa,” katanya saat dihubungi mediamadura.com melalui sambungan telepon. Minggu (04/06/2017) sore.

Dikatakan, Aliyah berenang terlalu jauh ke tengah di sungai yang cukup dalam ini sementara dia belum bisa berenang dengan baik.

“Mengetahui cucunya tenggelam nenek ini kemudian berusaha menyelamatkan cucunya, tetapi ternyata ikut tenggelam,” paparnya.

Tangis histeris dari keluarga pecah saat kedua korban dievakuasi dan diletakkan di surau tidak jauh dari lokasi kejadian. Sementara warga terus berdatangan ke rumah duka.

“Almarhum nenek Sari ini akan dimakamkan di Desa Kodik, sedangkan Cucunya akan dibawa ke Rekkerrek Palengaan,” kata Kapolsek.

Reporter : Arif
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan