Sumenep, 9/5 (Media Madura) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur panen tilangan di hari pertama Operasi Patuh Semeru 2017, Selasa (9/5/2017).

Operasi yang dipusatkan di jalan protokol atau jalan Trunojoyo Kota Sumenep tersebut, polisi menindak lebih dari 200 pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.

“Di hari pertama kegiatan operasi ini, ada 200 lebih pengendara yang kita tilang,” terang Kanit Tur Jawali Satlantas Polres Sumenep, Iptu Rizal Nukra Wijaya, Selasa (9/5/2017).

Mereka yang ditilang, kata Rizal, rata-rata pengendara roda 2 dan pelanggarannya tidak memiliki surat-surat berkendara lengkap.

“Ada juga yang tidak menyalakan lampu dan tidak melengkapi motor dengan atribut wajib, terutama spion,” tambahnya.

Sebelum itu, saat gelar apel pasukan, Kapolres Sumenep, AKBP Joseph Ananta Pinora menyampaikan, bahwa Operasi Patuh Semeru 2017 akan berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 9 sampai 22 Mei 2017.

Operasi dilakukan berkaitan dengan permasalahan bidang lalu lintas yang semakin berkembang dengan cepat dan dinamis, hal ini disebabkan meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk yang semakin hari semakin bertambah.

Kata Pinora, operasi akan diprioritaskan pada pelanggaran pada marka jalan, rambu–rambu lalu lintas, persyaratan kelengkapan kendaraan, pemakaian helm yang sesuai aturan, muatan bukan pada tempatnya atau over load serta pelanggaran yang berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

“Hal itu menjadi bagian target kami untuk mengurangi data kecelakaan lalu lintas,” ujar Pinora.

Sementara itu, data jumlah kecelakaan lalu lintas pada operasi patuh tahun 2016 lalu yakni sebanyak 2.542 kejadian, mengalami peningkatan 132 ajian atau 5% dibandingkan periode yang sama tahun 2015 sebanyak 2.410 kejadian.

“Oleh sebab itu, agar tahun ini menurun, kegiatan akan dilaksanakan merata di wilayah hukum Polres Sumenep, baik di Kawasan Tertib Lalu-lintas (KTL) maupun di blackspot area,” tandasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan