Sampang, 3/5 (Media Madura) – Jenazah Bupati Sampang KH Ahmad Fannan Hasib, Rabu (3/5/2017) malam pukul 19.45 WIB telah selesai dimakamkan di tempat pemakaman umam di Kampung Ke’Keke’ Jalan Semeru Kelurahan Rongtengah Kota Sampang.

Usai dilakukan shalat jenazah di Masjid Arrohmah Pondok Pesantren Assirojiyyah Kajuk, jenazah Fannan Hasib dibawa menuju ke pemakaman dan dimakamkan di samping makam orangtuanya, alm KH Hasib Sirat dan almh Hj Kuddiyah.

Turut hadir saat pemakaman, seluruh Forpimda, pejabat OPD di lingkungan Pemkab Sampang, sejumlah tokoh ulama, Kyai, dan masyarakat. Serta, Plt Bupati Sampang Fadhilah Budiono dan Sekeretaris Daerah Puthut Budi Santoso, Ketua DPRD Imam Ubaidillah. Bahkan, Wakil Bupati Bangkalan Ra Mondir juga turut datang.

“Kami mewakili seluruh pimpinan daerah di Sampang berduka cita yang mendalam atas meninggalnya beliau (A Fannan Hasib-red), semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT,” tutur Fadhilah Budiono usai pemakaman, Rabu.

Fadhilah menuturkan, setelah meninggal alm A Fannan Hasib, dirinya merasa kehilangan sosok pemimpin yang tegas untuk bisa menuntaskan program kerja di masa akhir jabatannya.

“Saya akan melanjutkan sisa tugas beliau,” tegasnya.

Ia juga menceritakan, selama kepemimpinan A Fannan Hasib ada kesan yang tumbuh bagi pasangan Al Falah itu (A Fannan Hasib dan Fadhilah Budiono) dalam kinerja pemerintahan. Dimana, seorang pucuk pimpinan yang selalu terjun ke lapangan untuk segera ditindaklanjuti persoalan apapun.

“Persoalan di lapangan itu menjadi urgen agar secepatnya diselesaikan. Seperti istilah ‘Bangun Desa Menata Kota’,” terangnya dengan mata berkaca.

Fadhilah menambahkan, dirinya baru mendengar informasi meninggalnya A Fannan Hasib saat rapat kerja bersama Sekda Sampang Puthut Budi Santoso dan Kepala Dinas Kesehatan dr Firman Pria Abadi dalam rangka pelayanan publik 2017 di Jakarta.

“Sekitar pukul 13.30 WIB tadi siang mendengar info itu, sehingga pulang langsung naik pesawat,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, alm A Fannan Hasib meninggal dunia, tadi siang pukul 12.30 WIB di Rumah Sakit Graha Amerta Surabaya, usai menjalani perawatan intensif tim medis selama sepekan yakni sejak 26 April 2017 kemarin. Akibat penyakit komplikasi yang dideritanya.

Alm A Fannan Hasib telah meninggalkan satu istri Anik Amanillah, dan ketiga anaknya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan