Sumenep, 6/4 (Media Madura) – Sebuah pabrik tahu milik Abdurrahman dan Saruki (bersaudara) yang berlokasi di Dusun Karongkong, Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur meledak, Kamis (6/4/2017) sekira pukul 13.00 WIB. 

Ledakan diduga bersumber dari tabung uap pabrik yang memang masih proses uji coba pembuatan, tabung uap dengan diameter 90 cm x 1 meter itu tiba-tiba meledak saat tengah digunakan. 

“Ledakannya mengakibatkan tutup tabung lepas dan terlempar sekitar 6 meter serta uap air dan air panas mengenai para korban dan merusak bangunan kayu sampai roboh,” kata Kabag Humas Polres Sumenep, Suwardi, Kamis (6/4/2017).

Akibatnya, lanjut Suwardi, empat orang yang saat kejadian berada di lokasi menjadi korban, tiga orang mengalami luka-luka dan satu diantanya meninggal.

“Tiga orang korban masih ada hubungan keluarga, termasuk yang meninggal, dan yang satu lagi tutor dari kegiatan percobaan pabrik tahu tersebut,” bebernya.

Lebih jauh dijelaskan, tiga korban luka oleh masyarakat setempat langsung dilarikan ke Puskesmas Pandian dengan kondisi 80 % luka bakar atau melepuh di beberapa bagian tubuh karena terkena air panas.

Tiga orang itu adalah Dayat (40), seorang tutor yang berasal dari Kecamatan Kota Kabupaten Situbondo. Ia menderita luka robek di kepala dan luka bakar di bahu dan paha.

Kemudian Sahmuni (34) warga setempat, dengan luka bakar di wajah, robek di telinga, luka bakar pada bagian wajah serta bahu sebelah kanan.

Korban luka berikutnya adalah Ikmatul Qomariyah (9), dengan luka di jari tengah, luka lebam diperut kanan bawah dan luka lecet di rusuk kanan

“Sedangkan korban meninggal beranama Jansen Adi Irawan (12), dia anak Pak Saruki, luka yang dideritanya pada bagian pipi kiri, pelipis kiri, lengan tangan kanan, lengan belakang kiri, paha bagian dalam kanan kiri (akibat air panas), pinggang belakang, tengkuk belakang telinga kiri (akibat tertindih kayu),” terangnya.

Suwardi menandaskan, pihak Kepolisian setempat sudah mendatangi TKP, meberikan police line dan meminta keterangan sejumlah saksi, namun belum dapat disimpulkan mengenai penyebab meledaknya tabung uap tersebut. 

Penulis : Rosy
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan