Sumenep, 28/3 (Media Madura) – Antrean haji di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kini lebih cepat. Hal itu menyusul dikembalikannya kuota haji Indonesia dari pemerintahan Arab Saudi dan penambahan sebanyak 52.000.

Kasi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, A Rifa’i Hasyim menjelaskan, masa tunggu calon jemaah haji (CJH) Sumenep pada tahun lalu diprediksi mencapai 25 tahun.

“Tetapi tahun ini, kami lihat di Siskohat, masa tunggu Sumenep berkurang menjadi 20 tahun,” kata Rifa’i, Sabtu (28/3/2017).

Menurut mantan Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag itu, apabila CJH mendaftar hari ini, lalu dicek di Siskohat haji, maka diketahui prediksi berangkat melaksanakan rukun Islam yang ke lima pada tahun 2037 mendatang.

Namun demikian, dia menegaskan, antrean 20 tahun tersebut hanya prediksi saja, bisa jadi tidak sampai 20 tahun atau bisa lebih sedikit.

“Namanya prediksi ya, bisa kurang bisa lebih dari 20 tahun. Tapi kami harap, masyarakat yang sudah masuk daftar tunggu agar bersabar menunggu sampai waktunya tiba,” tukasnya. 

Penulis: Rosy
Editor: Ahmadi

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan