Sumenep, 21/3 (Media Madura) – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur ogah melanjutkan proyek pengadaan lampu Stadion A Yani tahun ini. 

Tahun sebelumnya, penganggaran lampu stadion berada di Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga (Disparbudpora). Sayang, proyek tersebut gagal terealisasi lantaran perencanaannya yang amburadul. 

“Ya saya tolak (proyek pengadaan lampu stadion dilimpahkan ke Dinas PRKP dan Cipta Karya.red), karena sudah bermasalah sebelumnya,” kata Kepala PRKP dan Cipta Karya, Bambang Irianto. 

Beberapa sumber menyebutkan, pada pada tahun 2016 lalu, proyek tersebut pernah dilakukan penayangan selama dua kali. Namun proyek itu tidak dapat direalisasikan.

Hasil kerja konsultan, proyek tersebut akan menelan dana sebesar Rp 5 miliar lebih untuk dua (2) tiang lampu penerangan dan satu unit mesin genset.

Namun, hasil kerja konsultan CV Mega Skala, diduga merupakan copy paste dari kegiatan pembangunan revitalisasi GOR Kabupaten Mojokerto.

Akibatnya, proyek tidak dapat direalisasikan, karena perencanaannya amburadul, padahal dana konsultan sudah dicairkan. Dana yang dicairkan itulah yang diduga terdapat unsur kerugian negara.

Saat ini, ketidak beresan penganggaran tersebut tengah dalam proses pemeriksan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan menjadi bidikan Inspektorat Sumenep. Jika terbukti ada penyimpangan, maka para pihak terkait terancam diproses hukum. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan