Sumenep, 8/3 (Media Madura) – Nasib nahas menimpa Supandi (45), warga Dusun Gading, Desa Kebundadap Barat, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Ya, pria yang berprofesi sebagai tukang pangkas ranting pohon di jalan umum tersebut, tewas secara mengenaskan, Rabu (8/3/2017) sekutar pukul 10.45 WIB.

Penyebabnya, korban terjatuh dari pohon asam setinggi 15 meter saat bertugas di Jl. Raya Manding, tepatnya di Desa Lalangon, Kecamatan Manding.

“Korban memang sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moh. Anwar Sumenep. Tapi nyawanya tidak tertolong dan menghembuskan napas terakhirnya di UGD,” kata anggota Ramil 0827/03 Manding, Serda Mardiayanto.

Diceritakan, saat bertugas, sebetulnya korban sudah menggunakan sabuk pengaman dari tali (tampar) yang diikatkan dari tubuh ke ranting pohon.

Namun celakanya, setelah ranting yang digergaji jatuh, korban pun ikut terjatuh karena tali pengamannya terlepas dari tubuhnya.

“Korban jatuh dan diduga kepalanya membentur aspal. Karena dari hidung korban mengeluarkan darah segar,” jelasnya.

Sementara itu, istri korban, Masbiyati tidak berkenan jasad suaminya diotopsi, lantaran suaminya memang benar-benar mengalami kecelakaaan murni.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan