Solo, 25/2 (Media Madura) – Laga perempat final Piala Presiden 2017 antara Madura United kontra Pusamania FC (PBFC) dilanjutkan dengan babak adu penalti. Karena dua tim belum mampu mencetak gol di waktu normal yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Sabtu (25/2/2017) malam.

Madura United dan Pusamania Borneo FC (PBFC) bermain sama kuatnya dan babak pertama berakhir dengan skor kecamata.

Baik Madura United dan PBFC terlihat bermain hati-hati, sehingga tidak terlalu banyak peluang berbahaya yang mengancam gawang dari kedua tim.

Madura United yang berhasrat mencetak gol di menit-menit awal laga, serangannya banyak yang kandas sebelum masuk daerah pertahanan lawan. Meskipun terus-terusan menggempur pertahanan Pesut Etam.

Di menit ke-11, Madura United nyaris membuka keunggulan. Tapi sayang, sepakan Slamet Nurcahyo masih melambung dari gawang Wawan Hendrawan.

Di menit ke-15, giliran PBFC memberikan ancaman kepada gawang Angga Saputra. Abdul Aziz mendapat peluang emas namun tidak mampu menyelesaikan dengan baik, bola hasil sepakannya masih menyamping.

Ketenangan dan penyelesaian akhir tampaknya masih belum ‘hilang’ dari pemain Madura United. Dua peluang Rizki Dwi tidak satu pun bisa dikonversikan menjadi gol. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.

Di babak kedua, serangan Madura United lebih agresif dengan masuknya Bayu Gatra dan Engelber Sani. Serangan dari dua sayap Madura United lebih hidup dibanding babak pertama. Meski begitu, Laskar Sape belum bisa memecah kebentuan hingga menit ke-65.

PBFC yang selalu ditekan nampaknya hanya mengandalkan skema serangan balik lewat kecepatan Terens Puhiri. Tapi lini belakang Madura United yang dikawal duet Fabiano dan Fachrudin sejauh ini tampil solid. Sehingga tidak mengancam gawang Angga Saputra.

Jelang water break kedua, Madura United sebenarnya bisa mencetak gol. Andai Bayu Gatra bisa memanfaatkan peluang dengan baik di depan gawang PBFC. Kembali penyelesaian akhir menjadi masalah. Sepakan pemain asal Jember ini belum menemui sasaran.

Madura United mencetak gol. Tapi gol yang dicetak Greg Nwokolo 6 menit setelah water break dianulir wasit karena offside. Dua menit berselang, Madura United kehilangan Engelberd Sani. Engelberd yang dimasukkan di babak kedua harus ditarik keluar digantikan Fredy Isir karena alami cedera serius.

Sebelum laga bubaran, PBFC nyaris membuat Madura United tertunduk lewat tendangan bebas. Tapi gawang Madura United masih diselamatkan oleh tiang gawang. Hingga babak kedua berakhir skor masih 0-0.

Susunan pemain:

Pusamania Borneo FC – Wawan Hendrawan (PG), Abdul Aziz Lutfi Akbar, Dirkir Kohn Glay, Michael Orah, Terens Puhiri, Yamashita Kunihiro, Zulfin Zamrun, Asri Akbar (Tamsil Sijaya), Patrich Wanggai, Wahyudi Setiawan Hamisi, Rifal Lastori

Pelatih – Ricky Nilson

Madura United – Angga Saputra (PG), Andik Rendika Rama, Asep Berlian, Erick Dwi (Bayu Gatra), Fabiano Beltrame, Fachrudin Aryanto, M Rifad Marasabessy (Rendi Siregar), Rizki Dwi (Dane Milovanovic), Slamet Nurcahyo, Greg Nwokolo, Luis Junior (Engelberd Sani), Fredy Isir

Pelatih – Gomes De Oliviera

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan