Sumenep, 13/2 (Media Madura) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur merilis harga sejumlah komoditas sayur mayur di pasar tradisional setempat.

Sebagian terbilang mengalami penurunan, seperti harga kubis dari semula Rp 7 ribu, turun menjadi Rp 6 ribu per kg, tomat semula Rp 5 ribu menjadi Rp 4 ribu per kg, dan buncis semula Rp12 ribu menjadi Rp 10 ribu per kg.

“Penurunan harga memang berada di antara Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per kg,” kata Kabid Perdagangan, Disperindag Sumenep, Sukaris, Senin (13/2/2017).

Selain itu, harga telur ayam kampung dari semula Rp 18 ribu turun menjadi Rp 17 ribu per kg, dan cabai merah besar semula Rp 35 ribu, turun menjadi Rp 25 ribu per kg.

Sukaris menerangkan, hanya ada satu komoditas yang mengalami kenaikan yakni bawang merah dari harga semula Rp 27 ribu per kg, naik menjadi Rp 32 ribu per kg.

“Jadi, ada kenaikan sebesar Rp 5 ribu per kg, hanya untuk bawang merah saja, ” imbuhnya.

Lalu, sejumlah komoditas yang terpantau stabil, yaitu beras jenis Ir 64 Rp 9.400, jenis Ir desa Rp 8.700, gula pasir dalam negeri Rp 13 ribu, minyak goreng curah Rp 12.500, dan daging sapi murni Rp 120 ribu.

Sementara harga daging ayam broiler Rp 30 ribu, daging ayam kampung Rp 65 ribu, telur ayam petelur Rp 17 ribu, telur ayam kampung Rp 40.800 per kg.

“Nah, untuk harga cabai kecil biasa bertahan Rp 130 ribu, bawang putih Rp 33 ribu, mentega curah Rp 21 ribu, kentang Rp 12 ribu, wortel Rp 12 ribu dan kelapa Rp 5 ribu,” pungkasnya.

Pantauan harga dilakukan di pasar Anom serta di pasar Bangkal Baru sebagai pembanding, untuk harga cabai kecil di pasar Bangkal Baru tembus Rp 155 ribu per kg.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan