Pamekasan, 7/2 (Media Madura) – Empat pelatih di grup E turnamen Piala Presiden 2017 berkumpul dalam satu ruangan. Itu terjadi saat pers konfrens sebelum pertandingan yang digelar di aula Balai Redjo Pamekasan, Selasa (7/2/2017) siang.

Keempat pelatih itu adalah, Gomes De Oliviera (Madura United), Nil Maizar (Semen Padang), Yusack Sutanto (Perseru Serui), dan Gatot Barnowo (PSCS Cilacap). Masing-masing pelatih menegaskan siap bersaing untuk menjadi tim yang pertama kali lolos dari penyisihan grup E di Madura.

Pelatih Gatot Barnowo mengatakan, PSCS Cilacap tidak mau dianggap sebagai pelengkap di grup E hanya karena tim perwakilan dari liga Divisi Utama atau Liga 2. Bagi Gatot, semua tim sama ketika sudah saling bersaing di Piala Presiden.

“Untuk Cilacap (sendiri) beranilah untuk bersaing di grup E ini. Kami tidak hanya sekedar jadi pelengkap tapi kami jadi kompetitor di dalam pertarungan di grup ini. Saya yakin kami bisa menyulitkan tim-tim yang sudah bermain di ISL (sekarang Liga 1) nanti,” kata Gatot.

Gatot sendiri mengakui tiga lawannya di grup E berat dan sarat pengalaman. Namun, Gatot ingin membuktikan tim besutanya mampu menjadi pesaing berat pula bagi mereka. Ke Madura, Gaton memboyong sebanyak 27 pemain.

“Tim yang bersaingan di grup ini memang cukup punya pengalaman semua, terutama Madura United yang saya lihat rekrutmen pemain sangat istimewa, kemudian Semen Padang yang mempersiapkan tim dengan jangka waktu yang cukup. Kalau Perseru Serui saya belum tahu persis cuma dengan head coachnya (Yusack Sutanto) itu senior saya dan sering berkomunikasi,” ucapnya menjelaskan.

Nil Maizar, pelatih Semen Padang menuturkan, total skuad yang dibawa untuk mengarungi pertarungan di grup E sebanyak 24 pemain. Meliputi, tiga pemain legiun asing, dua pemain asing Asing, dan lima pemain muda di bawah usia 22 tahun.

“Disini menarik ya, Madura (United), di tim kita, Cilacap juga tim cukup bagus juara kemarin di Divisi Utama, Perseru Serui tim yang luar biasa. Pertandingan menarik, mudah-mudahan dapat hasil yang baik. Semoga pertandingan ini bisa melahirkan pesepakbola yang bagus di masa depan,” ujar Nil Maizar.

Madura United yang ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Presiden tidak akan tinggal diam melihat lawan-lawannya sudah melakukan persiapan menjelang laga. Madura United sebagaimana yang diungkapkan pelatih Gomes De Oliviera akan tampil maksimal di depan publiknya sendiri.

“Kita akan lihat kekurangan, dan akan kita perbaiki. Kita punya lawan yang sudah ketemu kecuali PSCS Cilacap. Tapi saya yakin mereka pasti tim yang tangguh. kita tidak boleh mengecewakan suporter Madura,” imbuh Gomes.

Pernyataan siap bersaing, juga dilontarkan pelatih Perseru Serui, Yusack Sutanto. Menurutnya, timnya sudah sangat siap menghadapi pertarungan sengit di grup E. Terutama menghadapi PSCS Cilacap yang akan menjadi lawan perdana di pembukaan grup E, Rabu (8/2/2017) sore pukul 15.00 WIB.

“Untuk pertandingan pertama kami lawan PSCS, kami sangat respeck dengan tim-tim dari ISC B ini. Dimana pada partai pembukaan (Piala Presiden) PSS Sleman pun dengan juara ISC A bisa draw, saya kira kekuatan di grup kita juga akan merasa karena bagaimanapun PSCS juara ISC B,” tandas Yusack Sutanto.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan