Sampang, 4/2 (Media Madura) – Banjir susulan masih merendam Kota Sampang, pada Sabtu (4/2/2017) pagi pukul 07.00 WIB.

Akibatnya, sejumlah lembaga pendidikan belum efektif melakukan kegiatan belajar mengajar. Sebab, sekolah di dua kelurahan terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Kamuning.

Sekolah terdampak banjir itu seperti yang berada di Kelurahan Dalpenang yakni SMP Negeri 6 Jalan Imam Bonjol, SMK Negeri 1 Jalan Suhadak, SMK Darus Salam, SDN 1, 2, 3 Dalpenang. Sedangkan, Kelurahan Rongtengah yaitu SDN 1 dan 2 Rongtengah, serta SMP Negeri 2 Sampang Jalan Bahagia.

Guru Bimbingan Konseling (BK) SMK Negeri 1 Sampang Untung Rifa’i mengatakan, sejumlah siswanya itu terpaksa dipulangkan lebih awal karena genangan air banjir susulan mencapai ketinggian 30 cm sampai 40 cm. Meski sebelumnya di lokasi itu banjir dinyatakan surut sejak Jumat (3/2) malam.

“Proses KBM terganggu sehingga siswa pulang, banjir merendam Sampang ini siswa yang sekolahnya terdampak banjir sudah 4 hari tidak efektif salah satunya SMK Negeri 1,” terang Untung sekaligus menjabat sebagai Ketua Komite Anak Sampang, Sabtu (4/2) siang.

Kabid Kurikulum dan Mutu Pendidikan Disdik Sampang Arief Budiansor mengaku sangat terganggu bencana banjir terus melanda di wilayah perkotaan sebutan Kota Bahari itu. Termasuk lokasi sekolah terdampak banjir.

“Jelas sangat mengganggu KBM siswa,” kata Arief di balik telepon.

Kendati demikian, ia menyakini secara target kurikulum siswa tetap bisa tercapai 100 persen. Sebab, proses KBM siswa akan digunakan alokasi jadwal efektif cadangan.

Berdasarkan informasi diterima mediamadura.com dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sampang puncak ketinggian air banjir susulan diprediksi pada Sabtu siang ini. Ketinggian air mencapai 1,4 meter.

“Banjir susulan meluber ke kota diperkirakan meninggi puncaknya sekitar pukul 13.00 WIB,” jelas Plh BPBD Sampang Anang Djoenaedi.

Anang menambahkan, banjir susulan saat ini lebih besar dibandingkan yang terjadi sebelumnya. Mengingat, pada Jumat kemarin hujan deras mengguyur di wilayah utara merupakan daerah penyumbang air banjir.

“Daerah utara diguyur hujan lebat hingga 5 jam lamanya. Kemarin sungai di Desa Daleman meninggi sampai 60 cm,” tandasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan