Pamekasan, 4/2 (Media Madura) – Pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menunggu keputusan BNN pusat.

Menurut Bupati Pamekasan, Achmad Syafii, pembentukan institusi yang bakal mengawasi peredaran barang haram tersebut, sudah diajukan melalui BNNP Jawa Timur.

“Melalui Pemkab Pamekasan, BBNNK sudah diajukan kepada BNN pada pertengahan tahun 2016. Namun, hingga saat ini belum ada tanggapan,” katanya, Sabtu (4/2/2017).

Ditambahkan oleh Syafii, Pemerintah kabupaten kapasitasnya hanya mengajukan saja. Namun, Keputusan perlu atau tidaknya dibentuk BNNK di Pamekasan yang menentukan BNN.

“Sekarang kami masih menunggun jawaban atas usulan kami yang ingin BNNK di sini,” tambahnya.

Meskipun BNNK di daerahnya belum ada, namun secara kinerja pencegahan dan pemberantasan narkoba tetap berjalan sebagaimana mestinya, yang dilakukan oleh Satuan Tugas Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (Satgas P4GN) yang diketuai oleh Wakil Bupati, Khalil Asy’ari.

“Satgas P4GN sudah dibentuk oleh Pemkab Pamekasan, Jadi, kalau upaya-upaya pencegahan tetap berjalan, misalnya melakukan tes urine dan sosialisasi bebas narkoba,” pungkas Syafii.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan