Sampang, 2/2 (Media Madura) – Setelah puas ber-selfie dengan latar belakang bukit batu galian C di Desa Gunung Maddah, Kecamatan Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, Moh Iqbal (17) melepas pakaian dan sandalnya lalu berenang, Kamis (2/2/2017).

Pelajar asal Kampung Bejik, Kelurahan Karang Dalem, Kecamatan Kota Sampang, itu menenggelamkan badannya ke dalam kubangan bekas galian C di lokasi tersebut untuk berenang bersama satu temannya, Amin (17).


Di lokasi inilah korban tewas tenggelam, bekas galian C Desa Gunung Maddah Kecamatan Kota Sampang

Namun nahas, Iqbal yang masih duduk di bangku kelas XII salah satu SMA di Sampang itu tewas tenggelam di kubangan berukuran seluas 2 hektar dengan kedalaman sekitar 10 meter tersebut. Beruntung, Amin masih selamat.

“Yang berenang di kolam ini ada dua orang, Iqbal sama Amin. Tapi tiga orang temannya di atas tebing kubangan sambil bernyanyi sambil memetik gitar. Ternyata korban (Iqbal) tak muncul ke permukaan,” terang Sayyimah (50) warga di lokasi kejadian.

Ketika itu, korban dengan lima rekannya datang ke lokasi bukit galian C Gunung Maddah usai pulang sekolah pada pukul 11.00 WIB. Yakni, Amin, Ridho, Ridwan, Heru, dan Dika.

Di lokasi kejadian, pencarian korban terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Sampang dibantu warga Desa Gunung Maddah.

Selang sekitar satu jam, jasad korban berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi ke rumah duka di Kampung Bejik Kelurahan Karang Dalem.

Kematian Iqbal meninggalkan duka bagi orangtuanya, Misbeh (41) dan Munayeh (39), sanak keluarga dan warga di kampung itu.

Pukul 14.30 WIB, mobil Tagana Dinsos Sampang yang membawa jasad korban tiba di rumah duka. Mereka menyambut jenazah Iqbal dengan ratap tangis.

“Sempat pulang ke rumahnya ganti baju seragam sekolah lalu pamit ke orang tua kalau mau keluar bareng teman-temannya,” kata Faisol (20) salah satu keluarga korban.

Faisol menambahkan, Iqbal merupakan anak ke dua dari Misbeh dan Munayeh itu akan dimakamkan di tempat pemakamam umum di kampungnya.

Sementara itu, Anggota Tagana Dinsos Sampang Abd Karim membenarkan peristiwa tersebut. “Setelah menerima informasi ada anak tenggelam tim langsung ke TKP ikut mencari korban dan berhasil ditemukan serta dibawa ke rumah duka,” singkatnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan