Sumenep, 2/2 (Media Madura) – Tingginya curah hujan sepekan terakhir di Sumenep, Madura, Jawa Timur, membuat kali Muangan di Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi meluber. Akibatnya, ratusan hektar tambak ikan Bandeng dan udang milik petani jebol.

“Sekitar 160 hektar tambak jebol, tambak tidak mampu menampung luapan air sungai,” kata Salehuddin, salah seorang pemilik tambak ikan, Kamis (2/2/2017).

Menurutnya, luapan air dari sungai Sindir meluber, sehingga tambak milik petani tidak kuat menampung. “Semua ikan yang dipelihara petani juga ikut hanyut,” sambungnya.

Atas insiden tersebut, kerugian diperkirakan mencapai Rp 1 miliar. Karena meskipun pemilik tambak sempat berupaya menutup bagian yang jebol, tapi air terlalu besar hingga udang dan bandeng ikut hanyut.

“Selain merugi, jebolnya tambak juga mengakibatkan beberapa rumah di Dusun Cemara, Desa Nambakor, Kecamatan setempat tergenang air.

Namun beruntung, dalam kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa. Meskipun beberapa tanaman milik petani rusak karena terendam banjir.

“Kalau korban jiwa tidak ada mas, hanya lahan pertanian rusak karena terendam air,” pungkasnya.

Reporter: Panji Agira
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan